Mantan Akuntan Bongkar Dugaan Mark Up di SPPG Sukabumi Lewat Manipulasi Laporan

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Rabu, 11 Maret 2026 | 20:24 WIB
Ilustrasi dugaan mark up SPPG di Sukabumi (Promedia)
Ilustrasi dugaan mark up SPPG di Sukabumi (Promedia)

Menurutnya, pola seperti ini berpotensi menjadi celah manipulasi laporan keuangan karena adanya selisih barang yang tidak tercatat secara transparan.

Eks akuntan SPPG Lembursitu itu, lantas menyinggung sistem pengadaan melalui koperasi yang selama ini diklaim sebagai bagian dari upaya kemandirian.

"Tapi bayar tetap untuk 11 karung, di mark up tetap 11. laporan ke BGN-nya juga tetap 11," tandasnya.

Hingga kini, sebagian kalangan menilai, tanpa pengawasan yang ketat, mekanisme tersebut dinilai bisa membuka peluang terjadinya penyimpangan dalam proses pengadaan dan pelaporan.

Di sisi lain, sejumlah pihak menilai program yang menyasar pemenuhan gizi masyarakat tersebut harus dibarengi dengan pengawasan ketat serta audit berkala.

Hal tersebut agar potensi kecurangan dapat dicegah dan penggunaan anggaran negara tetap berjalan secara akuntabel.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X