Permintaan Maaf SPPG Argosari Sedayu Soal Menu MBG Ikan Bandeng dan Tahu yang Sempat Dikeluhkan

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Senin, 9 Maret 2026 | 20:52 WIB
Viral keluhan wali murid siswa di Sedayu, Bantul tentang menu bandeng MBG (Instagram/carolinelintangnew)
Viral keluhan wali murid siswa di Sedayu, Bantul tentang menu bandeng MBG (Instagram/carolinelintangnew)

SENAYANPOST - Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan tengah jadi sorotan warganet.

Setelah menu roti dan kacang yang sering muncul di menu MBG, media sosial kini ramai dengan menu bandeng.

Sempat beredar keluhan menu ikan bandeng presto di Ponorogo yang dianggap tak layak untuk dikonsumsi karena ditemukan belatung.

Belum lama ini, beredar video keluhan dari salah satu wali murid SD Pangudi Luhur St. Aloysius (PL) Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Baca Juga: Diduga Menu MBG Ibu Hamil Berisi Donat hingga Mi Instan, Warganet Pertanyakan Kandungan Gizinya

Dalam video berdurasi 26 detik itu tampak seorang siswa yang menunjukkan menu MBG yang didapatkan.

“MBG mu apa? MBG-nya ikan bandeng sama tahu kuning. Ini apa-apaan? Kita suruh goreng sendiri, gitu?” ujar perekam video dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @carolinelintangnew.

“Gimana ini maksudnya? Masa mamanya suruh goreng sendiri? Tolong ya,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga menyebut bahwa menu tersebut untuk hari Sabtu, 7 Maret 2026 dan dalam kondisi mentah yang dibagikan pada hari Jumat, 6 Maret 2026.

Menurut Caroline, hal tersebut bisa membuat prosesnya tak sesuai dengan standar dan produksi dalam pelaksanaan MBG.

Ia menyampaikan keluhan tersebut karena menu MBG di minggu sebelumnya pada hari libur adalah makanan kering seperti telur puyuh, roti, kelengkeng, dan kacang telur.

Usai konten tersebut viral, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Argosari telah bertemu dengan pihak sekolah dan wali murid pada Senin, 9 Maret 2026.

Menurut keterangan dari SPPG Argosari, pada MBG Sabtu, 7 Maret 2026 adalah porsi besar berisi roti pisang, bandeng presto, tahu ungkep, dan jeruk. Sedangkan untuk porsi kecil dibagikan tanpa jeruk.

“Ikan yang digunakan dalam menu tersebut adalah bandeng presto yang telah melalui proses pengolahan dan pengukusan sebelum didistribusikan kepada para penerima manfaat,” ujar pihak SPPG Argosari pada Senin, 9 Maret 2026.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X