Viral Mobil MBG Ditolak Masuk ke SMPN 2 Sokaraja Jawa Tengah Diduga Gegara Telat Distribusi

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Senin, 9 Maret 2026 | 21:03 WIB
insiden viral terkait penyaluran makan bergizi gratis (MBG) yang diduga terjadi di SMPN 2 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah (Instagram.com/@repostium)
insiden viral terkait penyaluran makan bergizi gratis (MBG) yang diduga terjadi di SMPN 2 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah (Instagram.com/@repostium)

SENAYANPOST - Beredar video di media sosial terkait insiden dalam penyaluran makan bergizi gratis (MBG) yang diduga terjadi di SMPN 2 Sokaraja, Banyumas, Jawa Tengah (Jateng).

Terlihat dalam unggahan Instagram @pantau.mbg, pada Senin, 9 Maret 2026, sebuah mobil yang mendistribusikan paket MBG ke sekolah tersebut mendadak diadang sejumlah siswa.

Diduga, hal itu karena sejumlah siswa enggan menerima paket MBG yang distribusikan mobil tersebut akibat terlambat dari jadwal yang sudah ditetapkan sekolah.

"Mobil MBG ditolak masuk ke SMP Negeri 2 Sokaraja karena telat distribusi," demikian tertulis pada unggahan tersebut.

Baca Juga: Permintaan Maaf SPPG Argosari Sedayu Soal Menu MBG Ikan Bandeng dan Tahu yang Sempat Dikeluhkan

Bahkan, petugas sekolah pun tampak susah payah menahan laju mobil MBG tersebut saat memasuki area gerbang SMPN 2 Sokaraja.

Rekaman yang diduga diambil oleh warga setempat, dari seberang sekolah itu pun lantas beredar di linimasa media sosial.

Berdasarkan penelusuran, peristiwa tersebut terjadi di area depan SMPN 2 Sokaraja, Banyumas pada Jumat, 6 Maret 2026.

Dalam postingan yang sama, disebutkan, sejumlah wali murid bahkan sempat mengeluhkan kejadian tersebut.

Terlebih, setelah mobil distribusi makanan dilaporkan datang terlambat dari jadwal yang seharusnya.

"Keterlambatan tersebut membuat para siswa harus menunggu cukup lama di sekolah," tulis postingan tersebut.

"Bahkan menurut beberapa wali murid, siswa sempat dilarang pulang sebelum makanan MBG tiba, sehingga memicu kekesalan dari orang tua," bebernya.

Dalam postingan yang sama, disebutkan seorang warga setempat menduga siswa harus menunggu lama hanya untuk menu yang dinilai tidak sebanding dengan harganya.

Warga tersebut lantas mencontohkan menu yang dibagikan dalam momentum Ramadan 2026 itu berupa bakpao, telur rebus, dan pisang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X