Sudah Mencoba Lakukan Backup Data
Unggahan tersebut juga menarik sejumlah warganet yang mempertanyakan backup data-data penting lainnya.
"Sudah (di-backup), tapi nggak semua data penting terakomodir. Qodarullah sewaktu banjir nggak ada listrik dan jaringan di daerah kami tinggal," tambahnya.
Baca Juga: Kesaksian Anak Aceh Tamiang: Banjir Datang Cepat Seperti Tsunami Sungai
"Akses untuk internet itu harus keluar dulu ke kota kabupaten dan banjir di mana-mana, sehingga aksesnya susah," tuturnya lagi.
Kabupaten Pidie Jaya sendiri merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Aceh yang kembali melakukan perpanjangan masa tanggap darurat bencana selama 14 hari.
Masa tanggap darurat terbaru berlaku pada 9-22 Januari 2026 yang akan digunakan untuk mempercepat pendataan rumah warga serta infrastruktur yang rusak karena banjir dan penanganan masyarakat terdampak.***
Artikel Terkait
Warga Aceh Tamiang Ini Ungkap Bantuan Air Minum di Area Kota Menurun: Dulu Banyak Dikasih, Sekarang Nggak Ada
Aceh Belum Pulih, Ratusan Titik Longsor Masih Hantui Takengon
Kesaksian Anak Aceh Tamiang: Banjir Datang Cepat Seperti Tsunami Sungai
Langsung ke DPR dan Mendagri, Menkes Ngeluh Mahalnya Tiket Pesawat ke Aceh: Murah Kirim Tim Medis Lewat Malaysia
Jalan Darat Putus Akibat Banjir, Anak-Anak di Aceh Tengah Rela Lewat Jembatan Rusak hingga Turun ke Sungai Demi ke Sekolah