BNPB Sempat Perkirakan Rp150 Juta, Sumur Bor di Aceh Ini Justru Dibuat Hanya Rp15 Juta dari Bantuan Warga

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 5 Januari 2026 | 21:02 WIB
Sempat heboh Rp150 juta, ternyata pembuatan sumur bor dari warga Aceh hanya memakan biaya sebesar Rp15 juta. (Instagram.com/@undercover.id)
Sempat heboh Rp150 juta, ternyata pembuatan sumur bor dari warga Aceh hanya memakan biaya sebesar Rp15 juta. (Instagram.com/@undercover.id)

Kebutuhan Sumur Bor versi KSAD dan Kepala BNPB

Menilik ke belakang, sebelumnya, Presiden Prabowo sempat menanyakan rincian kebutuhan sumur bor ke KSAD Maruli Simanjuntak dan Kepala BNPB Suharyanto.

"Lengkap sampai keluar airnya?" tanya Prabowo saat rapat koordinasi pascabencana di Aceh Tamiang, pada Kamis, 1 Januari 2026.

"Lengkap bapak. Lengkap dengan instalasi airnya. Kemudian juga ada tangki airnya dan bisa langsung diambil oleh masyarakat," terang Suharyanto.

Mendengar hal tersebut, KSAD Maruli menyela pernyataan Kepala BNPB itu terkait proses pembuatan sumur bor.

Baca Juga: Gubernur Aceh Mualem soal Pemulihan Pascabencana Sumatera: Butuh Dukungan Kuat dan Berkelanjutan dari Pemerintah Pusat

"Mungkin tidak cukup bang kalau di atas Rp100 juta. Karena itu kadang-kadang ngebor tergantung tanahnya, pak," ucapnya.

"Kalau tananya lunak itu mungkin dua minggu baru dapat, tapi kalau keras mungkin memerlukan lebih waktunya dari itu," tegas Maruli.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X