Tali sling tersebut menjadi urat nadi beberapa desa di Kecamatan Ketol yang masih terisolasi, di antaranya Desa Kekuyang, Burlah, Bintang Pepara, dan Buge Ara.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, sempat menyatakan bahwa telah menyampaikan permasalahan akses tersebut kepada Presiden dan Menteri ketika rapat bersama.
Update Persiapan Pembangunan Huntara untuk Warga Kecamatan Ketol
Banjir bandang dan tanah longsor tak hanya merusak akses jalan warga, tetapi juga rumah yang sehari-hari menjadi tempat tinggalnya.
Sebulan tinggal di pengungsian, pemerintah setempat segera membangun hunian sementara (huntara).
Menurut data dari Pemkab Aceh Tengah, ada 128 Kepala Keluarga (KK) yang masih tinggal di pengungsian.
Pembangunan huntara di Kecamatan Ketol akan tersebar di tiga lokasi, yang masing-masing diperuntukkan bagi warga Desa Serempah, Desa Burlah, dan Desa Bintang Pepara.
Hunian sementara tersebut dibangun dalam bentuk blok, di mana satu blok terdiri dari lima unit hunian.***
Artikel Terkait
Viral Ibu-ibu Korban Bencana di Aceh Bongkar Donasi Pakaian Dinas ala Istri TNI, Bahagia Pakai Baju Persit
Cerita Warga Dusun Lelabu Aceh Tengah saat Banjir Bandang dan Tanah Longsor Melanda, 4 Jam Mendayung Sampan ke Takengon Selamatkan Diri
Presiden Prabowo Apresiasi Danantara Bangun 600 Rumah Sementara untuk Warga Aceh Tamiang dalam Waktu Singkat
Gubernur Aceh Mualem soal Pemulihan Pascabencana Sumatera: Butuh Dukungan Kuat dan Berkelanjutan dari Pemerintah Pusat
Durian Ketol Asal Aceh yang Beredar di Pasar, Ternyata Diangkut Kuli Penyeberang Jembatan Seharga Rp2000 per Buah