"Kami bukan masyarakat Gaza yang sehari-harinya menghadapi kelaparan dan senjata canggih. Kami adalah negara yang kuat, tertindas karena diserang, tetapi tetap berdiri teguh membela diri," lanjut Boroujerdi.
Baca Juga: Menlu Abbas Araghchi Ungkap Kerusakan Situs Nuklir Iran di Fordow Usai Dibombardir AS
Terakhir, Dubes Iran itu kembali menegaskan pentingnya persatuan dan kebersamaan antarnegara Islam di dunia.
Menurutnya, jika umat Islam mampu merapatkan barisan, maka rezim Zionis Israel akan berpikir dua kali untuk terus melakukan agresi dan penindasan di kawasan Timur Tengah.***
Artikel Terkait
AM Hendropriyono's Views on the Israeli-Iranian War and the Condition of Palestine, Iran is a Strong and Disciplined Nation
Iran Kembangkan Teknologi Roket Berkecepatan Mach 15, Analis Intelijen Soroti Daya Ledak dan Proyeksi Konflik
Menlu Abbas Araghchi Ungkap Kerusakan Situs Nuklir Iran di Fordow Usai Dibombardir AS
Pentagon AS Sebut Program Nuklir Iran Tertunda hingga Dua Tahun
Kedubes Iran di Jakarta Gelar Peringatan para Syuhada Korban Agresi Israel, Singgung soal Abainya Lembaga Internasional dan Negara Pengusung HAM