AM Hendropriyono: Iran Percaya Diri, Hamas Makin Kuat, Tapi Jalan Damai Palestina Tetap Lewat Politik

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 29 Juni 2025 | 07:08 WIB
Tokoh intelijen senior AM Hendropriyono menilai saat ini Iran masih percaya diri, Hamas makin kuat dan jalan damai Palestina lewat politik. (Tangkapan layar Youtube Mahfud MD Official)
Tokoh intelijen senior AM Hendropriyono menilai saat ini Iran masih percaya diri, Hamas makin kuat dan jalan damai Palestina lewat politik. (Tangkapan layar Youtube Mahfud MD Official)

SENAYANPOST - Tokoh intelijen senior Indonesia, Jenderal (Purn.) AM Hendropriyono menyoroti dinamika kawasan Timur Tengah, khususnya terkait Iran, Palestina, dan gerakan Hamas.

Sebagaimana diketahui, masih berlangsung peperangan antara Israel dan Hamas.

Kemudian beberapa waktu lalu dunia dikejutkan dengan perang 12 hari antara Iran dan Israel.

Israel melancarkan operasi The Rising Lion kemudian dibalas oleh Iran dengan True Promise 3.

Baca Juga: Usai 12 Hari Perang dengan Israel, Menlu Iran Abbas Araghchi Tegaskan soal Ini

Dalam diskusi di kanal YouTube Mahfud MD Official yang dikutip SenayanPost.com pada Sabtu, 28 Juni 2025, Hendropriyono menilai situasi di sana sarat emosi, meskipun semua pihak sebenarnya paham bahwa peperangan hanya membawa kehancuran.

"Walaupun semua tahu yang menang jadi arang dan yang kalah jadi abu, tapi emosinya masih besar," ujar Hendropriyono.

Ia menilai sikap percaya diri Iran tidak lepas dari sejarah panjang Persia sebagai bangsa pejuang.

"Percaya kepada kekuatan sendiri Iran itu karena negeri ini memang dari sejarahnya dulu memang jagoan berperang," ungkapnya.

"Kalau saja dulu Persia tidak kalah, ceritanya sejarah dunia sudah lain," imbuhnya.

Baca Juga: AS Surati Dewan Keamanan PBB usai Sempat Menyerang Tiga Fasilitas Nuklir Iran

Hendropriyono juga menyinggung perkembangan situasi di Palestina, terutama posisi Hamas yang semakin kuat di Jalur Gaza.

"Sudah lama saya amati ada kegelisahan, yang pertama di Palestina. Itu faksi Hamas itu semakin lama semakin kuat dan berpengaruh dan malah berdaulat di Jalur Gaza, ini keresahan," jelasnya.

Ia kemudian mengenang pertemuan pribadinya dengan almarhum Yasser Arafat, pemimpin legendaris Palestina.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Youtube Mahfud MD Official

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X