SENAYANPOST - Danatara menjadi isu yang menjadi buah bibir di masyarakat, sejak resmi diluncurkan oleh Presiden Prabowo pada Senin 24 Februari 2025 kemarin.
Seperti diketahui, bahwa Danantara Indonesia Sovereign Fund, merupakan lembaga yang akan mengelola seluruh aset dan kekayaan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia.
Badan ini diperkirakan akan mengelola aset senilai Rp15.000 triliun atau sekitar US$ 900 miliar.
Untuk menjalankan tugasnya, tiga sosok terpilih akan menduduki posisi direksi dalam badan ini.
Baca Juga: Pertama Kali Dalam Sejarah, Presiden Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Secara Serentak
1. Rosan P. Roeslani dipercaya sebagai Chief Executive Officer (CEO). Saat ini, Rosan juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM.
Ia dikenal sebagai pengusaha serta pernah menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat.
2. Dony Oskaria ditunjuk sebagai Chief Operating Officer (COO). Selain menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN, ia juga merupakan Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Sebelumnya, Dony pernah memimpin Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) dan menjabat sebagai direktur di PT Garuda Indonesia Tbk.
Baca Juga: Menteri Pertama yang Diganti oleh Presiden Prabowo di Kabinet Merah Putih
3. Pandu Sjahrir akan menduduki posisi Chief Investment Officer (CIO). Pandu, yang merupakan investor di sektor teknologi, juga menjabat sebagai eksekutif di Toba Bara Sejahtera (TBS).
Ia juga dikenal sebagai keponakan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Panjaitan.
Selain direksi, terdapat struktur Dewan Pengawas yang diketuai oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
Sementara itu, Muliaman D. Hadad akan menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pengawas.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo: Siapa yang Ndablek Saya Tindak
Presiden Prabowo Ingin Perdagangan Indonesia dan Turki Makin Kuat
Istana Sebut Presiden Prabowo Detail soal Efisiensi Anggaran Kementerian dan Lembaga: Diperiksa sampai Satuan ke Sembilan
Optimisme Rakyat di 100 Hari Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto
Menteri Pertama yang Diganti oleh Presiden Prabowo di Kabinet Merah Putih
Pertama Kali Dalam Sejarah, Presiden Prabowo Lantik 961 Kepala Daerah Secara Serentak