Sehari setelahnya, jumlah instansi yang terkena ransomware meningkat menjadi 282.
Selanjutnya, sebanyak 44 instansi sudah siap untuk pemulihan data dan sisanya masih dalam proses.
Dari ratusan instansi yang terkena ransomware, terpantau baru lima instansi yang kembali melayani masyarakat.
Di lain pihak, Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi sudah memberikan penjelasan kepada Komisi I DPR RI terkait serangan siber ini.
Baca Juga: DPR RI Sorot Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024, Angkat Wacana Pembentukan Pansus
Budi Arie mengatakan bahwa sejauh ini belum ada kebocoran data usai serangan ransomware.
"Tadi hasil rapat dengan Komisi I tidak ada indikasi dan belum ada bukti terjadinya kebocoran data," kata Budi Arie pada Kamis, 27 Juni 2024.
Budi Arie mengatakan bahwa pihaknya menargetkan pemulihan data untuk tuntas sekitar pertengahan Agustus 2024.***
Artikel Terkait
Layanan Perbankan BSI Diduga Terkena Ransomware, Pakar IT Sarankan Hal Ini untuk Pencegahan
Arab Saudi Gandeng Hitachi Pasok Listrik ke Neom
Heboh Pusat Data Nasional Kena Serangan Siber hingga Diminta Tebusan Fantastis, Kominfo: Kita Terus Bekerja Sekarang
Menkominfo Akui Pegawainya Jadi Pemain Judi Online
Perkuat Jaringan Internet, Irak Akan Pasang Kabel di Laut Teluk Arab