Buntut Serangan Ransomware PDNS 2, Jokowi Panggil BPKP untuk Audit

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 29 Juni 2024 | 17:06 WIB
Presiden Jokowi memanggil BPKP untuk audit menyusul serangan ransomware ke Pusat Data Nasional 2 atau PDNS. (Twitter.com/@jokowi)
Presiden Jokowi memanggil BPKP untuk audit menyusul serangan ransomware ke Pusat Data Nasional 2 atau PDNS. (Twitter.com/@jokowi)

Sehari setelahnya, jumlah instansi yang terkena ransomware meningkat menjadi 282.

Selanjutnya, sebanyak 44 instansi sudah siap untuk pemulihan data dan sisanya masih dalam proses.

Dari ratusan instansi yang terkena ransomware, terpantau baru lima instansi yang kembali melayani masyarakat.

Di lain pihak, Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi sudah memberikan penjelasan kepada Komisi I DPR RI terkait serangan siber ini.

Baca Juga: DPR RI Sorot Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024, Angkat Wacana Pembentukan Pansus

Budi Arie mengatakan bahwa sejauh ini belum ada kebocoran data usai serangan ransomware.

"Tadi hasil rapat dengan Komisi I tidak ada indikasi dan belum ada bukti terjadinya kebocoran data," kata Budi Arie pada Kamis, 27 Juni 2024.

Budi Arie mengatakan bahwa pihaknya menargetkan pemulihan data untuk tuntas sekitar pertengahan Agustus 2024.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X