Opini: Survei Hati Nurani

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Jumat, 5 Januari 2024 | 17:36 WIB
Syaefudin Simon
Syaefudin Simon

Oleh: Syaefudin Simon, Kolumnis

SENAYANPOST - Malam tahun baru 2024, aku demam. Mulai jam enam sore sampai hampir jam 12 malam badanku menggigil. Udara terasa dingin sekali. Aku harus kemulan selimut lapis tiga di tempat tidur untuk menghangatkan badan.
Pas jam 11.59 malam, hanya semenit pergantian tahun dari 2023-204, tubuhku yang menggigil, tiba-tiba terlontar ke angkasa.

Kulihat, langit semua putih. Kerlip-kerlip cahaya indah terlihat di tengah lautan putih di langit luas itu. Tak ada bulan. Tak ada bintang. Semua penjuru langit tertutup dengan awan putih yang ditingkahi kerlap kerlip cahaya warna warni yang indah itu.

Di tengah kekagetan karena tubuhku melayang-layang di atas hamparan putih langit yang tak terbatas itu, tetiba sesosok makhluk berpendar cahaya mendekatiku.

Selamat Tahun Baru Simon Petrus? Sapanya.

Baca Juga: Bawaslu Jakarta Pusat Sebut Cawapres Gibran Rakabuming Langgar Aturan Usai Pembagian Susu di CFD

Aku kaget luar biasa. Aku Simon El-Sirboni. Bukan Simon Petrus. Jawabku sambil mengucapkan balik Selamat Tahun Baru 2024.

Perkenalkan, aku Malaikat Pencatat Suara Hati Manusia. Sebut saja namaku Malaikat M. Aku ingin kau menjadi saksi dari survei hati nurani seluruh umat manusia. Tuhan memerintah 8 trilyun malaikat untuk mensurvei penduduk bumi yang berjumlah 8 milyar manusia. (1)

Ha? Aku kaget luar biasa. Malaikat mau melakukan survei hati nurani manusia? Batinku bertanya-tanya. Aku makin penasaran.

Malaikat, bukankah survei itu biasanya dengan sampling saja. Tidak cukupkah mengambil sampling satu juta orang dari seluruh penduduk bumi?

Baca Juga: Kasus Penyetopan Mobil Pribadi oleh Petugas Dishub Jakarta Selatan Berakhir Damai

Tidak. Samping model lembaga survei itu hanya metode manusia. Langit tidak boleh melakukan survei semacam itu.

Survei harus menembus hati nurani setiap manusia. Tuhan memerintahkan kami -- 8 trilyun malaikat -- untuk mensurvei enam milyar manusia. Jadi satu manusia disurvei oleh satu milyar malaikat. Jelas Malaikat M.

Bagaimana caranya Malaikat M? Mosok satu manusia dikeroyok pertanyaan oleh satu milyar malaikat?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X