Baca Juga: Benjamin Netanyahu Keukeuh Lanjutkan Perang hingga Warga Gaza 'Deportasi', Hamas: Ini Rencana Konyol
Masyarakat bisa mengakses informasi terbaru mengenai penanganan pengsungsi Rohingya lewat akun Instagram @unhcrindonesia dan TikTok @unhcrindonesia.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, terjadi pemindahan paksa terhadap pengungsi Rohingya di Aceh pada Rabu, 27 Desember 2023.
Koordinator aksi, Teuku Wariza Ismandar mengatakan bahwa para pengungsi itu awalnya akan dibawa ke kantor imigrasi.
Namun, akhirnya para pengungsi dibawa ke kantor Kemenkumham Aceh.
Baca Juga: Tips Antigagal Susun Resolusi Tahun 2024, Studi Kasus: Cara Berhenti Merokok
"Kami mengangkat Rohingya ke mobil, kita mengantarkan Rohingya ke Kemenkumham Aceh," kata Teuku Wariza pada 27 Desember 2023, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Sebanyak 137 orang pengungsi Rohingya diarahkan untuk menaiki mobil.
Tidak sedikit para pengungsi yang mayoritas adalah perempuan dan anak-anak itu menangis ketakutan.
Setelah sesampainya di Kemenkumham Aceh, Teuku Wariza mengatakan belum ada tindakan.
"Belum ada tindakan, jadi kita minta imigrasi untuk mendeportasi Rohingya.
Tidak hanya itu, mayoritas Universitas Abulyatama itu meminta DPRD Aceh untuk mengeluarkan pernyataan menolak pengungsi Rohingya.
"Tuntutan kita juga segera konfirmasi dan mendesar pemerintah pusat menemukan titik temu permasalahan Rohingya," tutupnya.***
Artikel Terkait
Polisi Pidie Selidiki Kasus Penyelundupan Etnis Rohingya, Pelaku Raup Untung hingga Rp3,3 Miliar
Isu Makin Liar, UNHCR Beberkan 10 Fakta Seputar Pengungsi Rohingya di Aceh
Jelang Tahun Baru 2024, Ini Rangkaian Acara Malam Muda Mudi Jakarta Kota Global
BREAKING NEWS: Eks Gubernur Papua Lukas Enembe Meninggal Dunia
Memahami Program Makan Gratis untuk Pelajar Dari PAGI (Prabowo-Gibran)