Ia menjelaskan bahwa rumah sakit di medan perang adalah tempat yang netral, bukan menjadi tempat adu tembak.
Baca Juga: Houthi Yaman Ajukan Syarat Pembebasan Kapal Kontainer di Laut Merah Usai AS Bentuk Operasi Militer
"Kita minta kepada Israel agar kembali dengan aturan-aturan humaniter, bahwa jadikan rumah sakit ini sebagai tempat netral," ucapnya.
Kabar digunakannya RS Indonesia sebagai benteng baru muncul akhir-akhir ini.
"Oleh karena itu kita sangat marah menjadikan RSI ini sebagai perisai," katanya.
Baca Juga: Full Spoiler One Piece 1102: Kilas Balik Kuma Berakhir, Detik-detik Bonney Putuskan Jadi Bajak Laut
Selanjutnya, MER C Indonesia akan meminta kepada WHO untuk menginvestigasi apa yang dilakukan Israel di RS yang dibangun dari donasi masyarakat Indonesia ini.
"Kita minta juga kepada WHO untuk bisa mengirimkan tim mereka untuk bisa menginvestigasi sehingga tidak menjadi preseden buruk bagi warga Gaza," tegas Sarbini.***
Artikel Terkait
RS Indonesia di Gaza Dikepung Tentara Israel, Menlu Retno Marsudi Ungkap 3 WNI Hilang Kontak
Israel Terus Bombardir Gaza, Joe Biden Tekan Benjamin Netanyahu Minimalisir Korban Sipil
Rencana KRI dr Radjiman Wedyodiningrat 992 Buka RS Lapangan di Gaza, Ini Kata Pengamat Singapura
72 Hari Perang di Gaza, Hamas Sebut Penjajah Israel Hanya Miliki Tiga Pilihan
IDF Temukan Terowongan Besar Hamas di Perbatasan Gaza Utara