Makanya, kita bingung, siapa yang kita dukung. Dukung Hamas, sama saja dgn mendukung ideologi utopis yang halu. Dukung Israel? Tanyakan kepada Gus Yahya Cholil Staquf yang sering bolak balik ke Israel. Juga tanyakan kepada mendiang waliyullah Gus Dur yang sering berkunjung ke Israel semasa hidupnya.
Ternyata "wali NU" lebih memahami fakta geopolitik ketimbang kita-kita yang ikut ikutan halu seperti Ismail Haniye dan pimpinan teras Hamas yang hidup mewah dan bolak balik ke Inggris, Qatar, dan Turki karena punya rumah mewah di tiga negara itu.
Perang dengan Israel menghancurkan ekonomi rakyat Palestina yang miskin, dan menguntungkan Ismail Haniye dan kawan kawannya di Qatar. Demi ideologi halu menghapus Israel dari muka bumi.
Yang realistis, kita harus mendukung terselenggaranya perdamaian di sana. Harapan itu ada di PLO. Bukan di Hamas.***
Artikel Terkait
Jelang Indonesia vs Palestina di FIFA Match Day, Erick Thohir: Saatnya Raih Hasil Maksimal
Arab Saudi Tunjuk Duta Besar untuk Palestina
Israel Protes Keras Arab Saudi Tunjuk Duta Besar untuk Palestina
Hamas Ancam Lakukan Hal Ini Jika Israel Serang Warga Sipil Palestina di Gaza
Israel Klaim Amankan Perbatasan Gaza, Ratusan Warga Jadi Tawanan Hamas
Sempat Beda Pendapat, Perang Israel dan Hamas Bikin Hubungan Benjamin Netanyahu dan Joe Biden Membaik?
Hamas Vs Israel, Ismail Haniyeh dan Netanyahu Menang Banyak