khazanah

EKONOMI BANTING STIR 1964 DAN EKONOMI BERDAULAT 2025

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 12:08 WIB
AM Hendropriyono (dok. Istimewa)

Masa depan ekonomi Indonesia akan ditentukan oleh kesediaan elite dan rakyat untuk memelihara roh konstitusi ekonomi sebagaimana ditegaskan oleh Kaelan dan Jimly Asshiddiqie:
"Bahwa keadilan sosial bukan hanya tujuan pembangunan, melainkan jiwa dari konstitusi kita."


Daftar Referensi:

1. Sukarno. (1964). Deklarasi Ekonomi (Dekon). Jakarta: Sekretariat Negara RI.

2. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (naskah asli).

3. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 2002 (hasil amandemen ke-4).

4. Prabowo Subianto. (2025). Pidato Kenegaraan dan Arah Ekonomi Berdaulat 2025. Jakarta: Setneg.

5. Mubyarto. (1981). Ekonomi Pancasila. BPFE UGM.

6. Sumitro Djojohadikusumo. (1960). Masalah Ekonomi dan Politik di Indonesia. Jakarta: UI Press.


7. Kaelan, M.S. (2015). Konstitusi Ekonomi dan Konstitusi Keadilan Sosial. Yogyakarta: Paradigma Press.

8. Asshiddiqie, Jimly. (2010). Konstitusi Ekonomi. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.

9. Asshiddiqie, Jimly. (2014). Konstitusi Keadilan Sosial. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.

10. Kwik Kian Gie. (2003). Mencari Bentuk Ekonomi Indonesia. Jakarta: Gramedia.

11. Rhenald Kasali. (2018). Recode Your Change DNA. Jakarta: Mizan.

12. Dorodjatun Kuntjoro-Jakti. (2016). Orasi Kebangsaan tentang Ekonomi Indonesia di Era Globalisasi. FEUI.

13. Boediono. (2020). Ekonomi dan Etika Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Halaman:

Tags

Terkini

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB

Krapyak

Selasa, 21 April 2026 | 22:32 WIB

Muslihat AS Menyerang Iran

Selasa, 14 April 2026 | 17:11 WIB