internasional

500 Hari Lebih Perang Rusia Ukraina, PBB Catat 9.000 Warga Sipil Tewas, 500 di Antaranya Anak-anak

Senin, 10 Juli 2023 | 08:02 WIB
Ilustrasi, Perang Rusia Ukraina telah memasuki hari ke 503, PBB catat 9000 warga sipil menjadi korban, 500 di antaranya adalah anak-anak. (Pixabay.com/Alexandra_Koch)

SENAYAN POST - Lebih dari 9.000 warga sipil, termasuk 500 anak-anak, telah tewas sejak Perang Rusia Ukraina meletus pada 24 Februari 2022 menurut data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Lebih lanjut, PBB juga mengecam keras Perang Rusia Ukraina sekaligus mengingatkan kedua negara yang sedang bertikai tentang kerugian yang harus ditanggung warga sipil.

Misi Pemantau Hak Asasi Manusia PBB di Ukraina (HRMMU) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa mereka 'menyesalkan biaya sipil yang menghebohkan dari perang di Ukraina'.

Baca Juga: Opini: In Memoriam KH Zamroni Irfan, Santri Modern yang Liberal

HRMMU juga dapat mengkonfirmasi bahwa 9.000 warga sipil telah tewas sejauh ini dalam konflik tersebut.

Misi tersebut memperingatkan bahwa jumlah korban sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi daripada jumlah kematian yang dikonfirmasi secara resmi.

"Hari ini kami menandai tonggak suram lainnya dalam perang yang terus menimbulkan korban mengerikan pada warga sipil Ukraina," kata Noel Calhoun, wakil kepala HRMMU, sebagaimana dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera pada 8 Juli 2023.

Baca Juga: Pengakuan Syahnaz Sadiqah Usai Dirujak Netizen Gegara Isu Perselingkuhan dengan Rendy Kjaernett

Sementara tahun ini jumlah korban di Ukraina rata-rata lebih rendah daripada tahun 2022, angka itu mulai naik lagi pada Mei dan Juni, catat para pemantau.

Pada 27 Juni, 13 warga sipil, termasuk empat anak, tewas dalam serangan rudal di Kramatorsk di timur Ukraina.

Dan jauh dari garis depan di kota Lviv, Ukraina barat, 10 orang tewas dan 37 lainnya terluka dalam serangan rudal pada Kamis pagi yang disebut walikota sebagai serangan terbesar terhadap infrastruktur sipil sejak invasi dimulai.

Baca Juga: Link Nonton King the Land Episode 8 Sub Indo Malam Ini Lengkap dengan Spoiler!

PBB mengatakan bahwa serangan itu juga yang pertama terjadi di kawasan yang dilindungi oleh Konvensi Warisan Dunia dan telah merusak sebuah bangunan bersejarah.

Misi pemantauan PBB di Ukraina juga mencatat bahwa tiga kali lebih banyak warga sipil tewas dalam 500 hari terakhir dibandingkan dengan seluruh delapan tahun permusuhan sebelumnya di Ukraina timur, ketika separatis yang didukung Rusia merebut Krimea dan daerah lainnya.

Halaman:

Tags

Terkini