SENAYANPOST - Juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Reza Talaei-Nik, menegaskan bahwa Angkatan Bersenjata Iran berada dalam kondisi siap menghadapi kemungkinan serangan baru dari Amerika Serikat (AS) maupun Israel.
Pernyataan itu disampaikan Talaei-Nik dalam sebuah acara peringatan di Kota Rey untuk mengenang mantan Menteri Pertahanan Iran, Mayor Jenderal Aziz Nasirzadeh, beserta sejumlah pejabat lain yang tewas dalam serangan yang diklaim Iran dilakukan oleh AS dan Israel selama konflik terbaru.
Ia memperingatkan bahwa setiap agresi baru terhadap Iran akan mendapat respons keras.
"Angkatan Bersenjata Iran sepenuhnya siap menghadapi agresi baru apa pun," ujar Talaei-Nik pada 18 Mei 2026, dikutip SenayanPost.com dari IRNA News Agency.
Baca Juga: Presiden AS Donald Trump Sebut Iran Hancur, Laporan CIA Justru Ungkap Hal Ini
Menurutnya, konflik terbaru justru menunjukkan melemahnya pengaruh Amerika Serikat di dunia internasional.
"Sebagian besar negara kini menyadari runtuhnya hegemoni Amerika dan menurunnya unilateralisme," katanya.
Talaei-Nik juga melontarkan kritik tajam terhadap Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Ia menuduh keduanya bertanggung jawab atas berbagai tindakan yang disebut sebagai kejahatan terhadap Iran dan kawasan.
"Trump dan Netanyahu kini dipandang oleh banyak orang di dunia sebagai figur yang paling dibenci karena kejahatan yang mereka lakukan terhadap Iran dan negara-negara lain," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menilai dinamika global saat ini bergerak menuju sistem yang lebih multipolar, dengan meningkatnya perlawanan terhadap dominasi sepihak Amerika Serikat.
Baca Juga: Ancaman Krisis Energi, ASEAN Minta AS dan Iran Segera Hentikan Perang
Ia juga memberikan penghormatan kepada Mayor Jenderal Aziz Nasirzadeh yang disebut memiliki kontribusi besar dalam penguatan sektor pertahanan Iran, terutama dalam pengembangan industri dan perlengkapan militer.