internasional

Menilik Kasus Korupsi Benjamin Netanyahu, Bikin Warga Israel Terpecah Belah

Rabu, 18 Februari 2026 | 20:09 WIB
Kasus korupsi yang menyeret Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengakibatkan warga Israel terpecah-belah. (X.com/@IsraeliPM)

Baca Juga: Presiden AS Donald Trump Sebut Washington akan Kirim Kapal Induk USS Gerald R Ford ke Timur Tengah

Kasus 1000

Netanyahu didakwa dengan penipuan dan pelanggaran kepercayaan atas tuduhan bahwa ia dan istrinya secara tidak sah menerima hadiah senilai hampir 700.000 shekel (Rp3,54 miliar) dari Arnon Milchan, seorang produser Hollywood dan warga negara Israel, dan pengusaha miliarder Australia James Packer.

Jaksa mengatakan hadiah termasuk sampanye dan cerutu diberikan kepada Netanyahu dan bahwa perdana menteri membantu Milchan dengan kepentingan bisnisnya. Packer dan Milchan tidak menghadapi dakwaan.

Kasus 2000

Jaksa mengatakan Netanyahu bernegosiasi dengan Arnon Mozes, pemilik surat kabar Yedioth Ahronoth Israel, untuk mendapatkan liputan yang lebih baik sebagai imbalan atas undang-undang untuk memperlambat pertumbuhan surat kabar saingan.

Netanyahu didakwa dengan penipuan dan pelanggaran kepercayaan.

Baca Juga: Menlu AS Marco Rubio Sebut Washington Prioritaskan Kesepakatan Diplomatik soal Program Nuklir Iran

Akankah Putusan segera Keluar?

Tidak mungkin. Kecuali Netanyahu mencari kesepakatan pembelaan, mungkin akan memakan waktu berbulan-bulan lagi sebelum hakim memutuskan.

Bisakah Netanyahu Diampuni?

Pengacara Netanyahu telah meminta pengampunan dari Presiden Isaac Herzog, dengan alasan bahwa sidang pengadilan yang sering berdampak pada kemampuannya untuk memerintah dan bahwa pengampunan akan melayani kepentingan nasional.

Mereka juga menyatakan bahwa presiden memiliki wewenang untuk memberikannya atas dasar kepentingan publik. Netanyahu belum mengakui kesalahan apa pun.

Pengampunan di Israel biasanya hanya diberikan setelah proses hukum selesai dan terdakwa telah dinyatakan bersalah. Tidak ada preseden untuk memberikan pengampunan di tengah persidangan.

Baca Juga: Ali Larijani Tuduh Israel Penjajah Sabotase Negosiasi Program Nuklir antara AS dan Iran, Sebut Pengayaan Uranium 0 Persen Mustahil

Halaman:

Tags

Terkini