Hasilnya adalah keseimbangan yang sangat tidak stabil, di mana setiap opsi membawa biaya luar biasa.
Salah perhitungan dari salah satu pihak dapat dengan cepat mengubah sinyal strategis menjadi konfrontasi langsung.
Baca Juga: Pertamina Berhasil Boyong 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair untuk Ketahanan Energi
Analisis Citrinowicz ini menegaskan bahwa AS–Iran kini berada di titik kritis, di mana tekanan internal, persepsi kekuatan, dan pertimbangan ideologis bersatu membentuk risiko strategis yang tinggi bagi kedua belah pihak.***