internasional

Ekonom Jeffrey Sachs Soroti Peran Amerika Serikat dalam Krisis Suriah di Tengah Memanasnya Isu-isu Terbaru

Senin, 11 Agustus 2025 | 20:56 WIB
Ekonom Jeffrey Sachs ungkap peran Amerika Serikat dalam krisis Suriah di tengah memanasnya isu-isu terbaru. (Tangkapan YouTube Antalya Diplomacy Forum)

3. Pembantaian Komunitas Alawi di Latakia: Meningkatnya Ketegangan Sektarian

Serangan brutal terhadap komunitas Alawi di pesisir Latakia menambah daftar panjang kekerasan sektarian di Suriah.

Tuduhan berbalas antara rezim dan kelompok Alawi yang merupakan simpatisan Bashar Al Assad menimbulkan ketegangan yang bisa memicu eskalasi yang lebih luas.

Menurut Reuters, pasukan Suriah membantai 1.500 orang Alawi dan rantai komando diduga mengarah ke Damaskus.

Pembantaian ini mempertegas realitas pahit bahwa konflik Suriah tidak hanya soal politik, tapi juga identitas dan sektarianisme yang kerap dimanfaatkan oleh aktor luar untuk memperpanjang perang.

Baca Juga: Eks Dubes AS Akui Bantu Ahmad Al Sharaa alias Abu Muhammad Al Julani Rebranding dari Teroris Jadi Politikus Suriah

Memahami Krisis Suriah dari Kacamata Geopolitik

Pernyataan Jeffrey Sachs memberikan kacamata kritis yang sangat dibutuhkan dalam membedah konflik Suriah.

Menempatkan AS sebagai aktor sentral dalam menimbulkan dan memperparah perang, ia mengajak kita memandang lebih jauh dari narasi resmi yang seringkali hanya memuat sisi rezim atau pemberontak saja.

Sachs juga menegaskan bahwa kegagalan diplomasi, seperti yang dialami pada negosiasi damai 2012 di bawah Kofi Annan, merupakan konsekuensi dari sikap keras AS yang menuntut Assad turun sebelum perdamaian bisa tercapai.

Sikap tersebut berkontribusi langsung pada jatuhnya ratusan ribu korban dan jutaan pengungsi.***

Halaman:

Tags

Terkini