internasional

Berkaca pada Perang Iran vs Israel, Indonesia Harus Waspada?

Senin, 7 Juli 2025 | 06:05 WIB
Indonesia rawan terjadi perang? (Google Map)

SENAYANPOST - Walaupun kini sudah terjadi gencatan senjata, namun perang selama 12 hari antara Iran vs Israel, menjadi perhatian dunia termasuk Indonesia.

Di tengah panasnya geopolitik, banyak tokoh-tokoh di Indonesia yang mengingatkan bahwa, Indonesia harus waspada terhadap potensi perang yang bisa saja terjadi di wilayah Indonesia.

Seperti yang diungkapkan oleh Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, posisi letak Indonesia yang strategis adalah ancaman bagi Indonesia yang berpotensi terjadinya peperangan,

Menurut mantan Kepala Staf Angkatan Laut, Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, dengan kekayaan sumber daya alamnya maka harus waspada, karena apa mungkin suatu saat perang akan terjadi di Indonesia?

Baca Juga: China Tuding Amerika Serikat Lakukan 'Provokasi' Usai Pesawat Pengintai Melintas di Laut China Selatan

"Selama ada sebuah negara, maka dia sekali waktu dia pasti menghadiri perang," ungkap Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, dikutip dari Channel Youtube Rhenald Kasali.

Apalagi latar belakang terjadinya perang bermacam-macam, baik faktor perdagangan, letak strategis maupun perebutan sumber daya alam.

Seperti sumber daya alam, Laksamana TNI (Purn) Marsetio mengatakan, karena kelangkaan sumber daya alam yang ada di darat, maka akan memaksa negara untuk mengeskploitasi sumber daya alam yang ada di laut.

"Di timur Natuna, itu ada sumber daya alam yang potensi gasnya empat kali lebih besar dari yang ada di Masela, ini potensi konflik, dan itu sekarang diklaim oleh China," bebernya.

Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Hadiri Peringatan Hari Asyura, Seminggu setelah Perang dengan Israel

Indonesia harus hati-hati dalam menyikapinya, dan tentu Indonesia harus membangun sistem pertahanan.

"Makanya kita sekarang anggaran pendidikan termasuk yang terbesar, jadi kita akan menyiapkan sumber daya manusia kita untuk masa depan," bilang Marsetio.

Nah, untuk bisa menghadapi bangsa-bangsa besar yang pernah terlibat perang, Indonesia pun harus menjadi bangsa yang besar.

"Nah, untuk menjadi bangsa yang besar itu harus dibangun geografi kita, demografi kita, dan sumber kekayaan alam, makanya tiga hal tersebut harus dikelola dengan benar untuk kepentingan rakyat," pungkas Prasetyo.***

Tags

Terkini