Baca Juga: AM Hendropriyono: Negara Arab Gelisah dengan Iran Gegara Ini, Persatuan Militer Jadi Taruhan Besar
"Kami pasti akan terus meyakinkan masyarakat internasional dan negara-negara terkait bahwa program nuklir kami akan tetap benar-benar damai. Saat ini, kami juga telah melalui perang yang dipaksakan selama 12 hari sebagai tambahan atas semua yang telah kami lakukan untuk program nuklir ini," terangnya.
Araghchi kemudian merujuk pada fatwa (ketetapan agama) Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei yang menentang senjata nuklir, dengan mengatakan bahwa menurut fatwa itu, senjata nuklir dilarang atas dasar agama.***