SENAYANPOST - Juru bicara Brigade Al Qassam, Abu Ubaidah menyampaikan bahwa Perlawanan Palestina sukses memasang jebakan maut untuk tentara Israel (IDF).
Jebakan tersebut dipasang di gedung-gedung yang berada di daerah Khan Younis dan Jabalia.
Abu Ubaidah mengatakan bahwa ini adalah bagian dari serangkaian operasi kualitatif yang dilakukan oleh Perlawanan Palestina.
Pernyataan tersebut menyusul sebuah insiden di Jalur Gaza selatan, di mana empat tentara Israel tewas dan lima lainnya terluka ketika sebuah bangunan yang dipasangi jebakan runtuh menimpa mereka.
Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Telegram, Abu Ubaidah menekankan bahwa kerugian yang dialami militer Israel adalah contoh dari apa yang menanti pasukan pendudukan di mana pun mereka berada.
Ia menggambarkan serangan tersebut sebagai bagian dari kampanye perlawanan yang lebih luas, memuji kemenangan 'faksi yang setia dan tertindas' atas 'musuh yang tiran dan arogan'.
"Para mujahidin, pewaris para nabi, melemparkan batu-batu Daud ke kereta perang Gideon, menghancurkan kesombongan pendudukan," ungkap Abu Ubaidah pada 7 Juni 2025, dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English.
Abu Ubaidah juga mengeluarkan peringatan keras kepada publik Israel setelah banyaknya tentara mereka yang berguguran di Jalur Gaza.
"Mereka tidak punya pilihan selain menekan para pemimpin mereka untuk menghentikan perang pemusnahan—atau bersiap menerima lebih banyak putra mereka di dalam peti mati," lanjutnya.
Sementara itu, militer Israel mengonfirmasi kematian di gedung yang dipasangi bom.
Lebih lanjut, para prajurit tewas pada Jumat pagi dini hari selama penyerbuan di sebelah barat Bani Suheila di Khan Younis.
Unit-unit dari pasukan komando elit Maglan dan unit teknik tempur Yahalom telah memasuki sebuah gedung yang diyakini digunakan oleh para pejuang Perlawanan Palestina dan mungkin berisi infrastruktur terowongan.