SENAYANPOST - Abu Ubaidah, juru bicara sayap militer Hamas menyerukan kepada dunia Arab dan Islam untuk terus mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk bisa menentukan nasibnya sendiri terlepas dari penjajahan Israel.
Hal ini disampaikan Abu Ubaidah dalam pidato peringatan satu tahun Operasi Badai Al Aqsa yang dimulai pada 7 Oktober 2023.
Dukungan tersebut bisa berwujud lewat bantuan militer, uang, persenjataan, juga demonstrasi-demonstrasi yang kini masih berlangsung di berbagai belahan dunia.
Tidak hanya itu, masyarakat bisa mendukung perjuangan dengan memboikot produk-produk yang mendukung penjajahan di Palestina.
Sebagaimana diketahui, boikot terbukti efektif telah ikut menggulingkan rezim apartheid Afrika Selatan pada 4 Mei 1990.
Baca Juga: Peringatan 1 Tahun Operasi Badai Al Aqsa, Abu Ubaidah Ungkap Nasib Warga Israel yang Disandera
"Kami menyerukan peluncuran kampanye media Arab, Islam, dan internasional terbesar untuk mendukung rakyat Palestina dan perlawanan mereka serta menghadapi mesin Zionis-Amerika yang menyesatkan dan palsu," kata Abu Ubaidah pada 7 Oktober 2023.
Tidak hanya itu, juru bicara Brigade Al Qassam juga mengingatkan masyarakat internasional bahwa Israel dan sekutunya masih melakukan propaganda-propaganda palsu.
Kemudian Abu Ubaidah juga menyerukan serangan siber kepada pihak musuh, tidak lain dan tidak bukan adalah Israel.
"Kami juga menyerukan serangan siber seluas-luasnya terhadap entitas Zionis dari seluruh pecinta rakyat Palestina dan perlawanan dari para ahli peperangan elektronik," lanjutnya.
Di akhir pidatonya, Abu Ubaidah memberikan penghormatan kepada rakyat Palestina yang gugur di tengah pembersihan etnis ini.
Baca Juga: Fantastis! Bantuan Militer AS ke Israel Capai Rp278,5 Triliun
"Kepada jiwa para syuhada kita yang saleh dan suci yang bangkit dalam pertempuran terbesar demi agama Allah dan jalan Nabi-Nya dan demi tujuan dan tujuan paling adil yang diketahui dalam sejarah, demi tujuan besar kita," ungkapnya.
Kemudian ia juga memuji rakyat Palestina yang tabah juga para pejuang Perlawanan di tengah gempuran pesawat canggih Israel yang dikirim oleh AS.