internasional

Israel Penjajah Terus Bombardir Gaza, Hamas Berikan Perlawanan Sengit

Senin, 13 Mei 2024 | 16:13 WIB
Hamas bersama kelompok perlawanan Palestina berikan perlawanan sengit kepada Israel penjajah yang terus-menerus bombardir Gaza. (t.me/qassambrigades)

SENAYANPOST - Penjajah Israel terus menggempur Gaza, Hamas berikan perlawanan sengit belum lama ini.

Sayap militerHamas, Brigade Al Qassam bersama kelompok perlawanan Palestina seperti Brigade Saraya Al Quds juga melakukan reorganisasi pasukan di Gaza di tengah gempuran serangan udara Israel penjajah yang semakin intens.

Sebagaimana diketahui, pertempuran sengit kembali terjadi di Al Zaytun Kota Gaza pada 11 Mei 2024 setelah Israel penjajah mengklaim telah menaklukan daerah tersebut.

Tentara Israel juga telah dikerahkan ke kota Jabalia di utara Kota Gaza, di mana mereka mengklaim para pejuang dari sayap bersenjata Hamas telah 'reorganisasi' kembali.

Seorang komandan lapangan dari perlawanan Palestina mengatakan kepada Al-Mayadeen bahwa, di Al Zaytun, tank-tank penyerang terpaksa mundur dari sekitar klinik lingkungan tersebut.

Baca Juga: Keberadaan Yahya Sinwar Petinggi Hamas di Gaza Masih Misterius, Ini Kata Pejabat Israel

"Perlawanan dalam dua hari terakhir menargetkan pasukan yang ditempatkan di daerah tersebut dengan mortir dan roket anti-tank… Artileri dan pemboman udara masih berlangsung di beberapa poros di Al-Zaytun," kata komandan Palestina pada 11 Mei 2024, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.

Tentara Israel pada hari Sabtu mengkonfirmasi kepada media Ibrani bahwa pasukan yang awalnya bersiap untuk beroperasi di Rafah sedang bersiap untuk memasuki Jabalia.

Gelombang agresi terbaru Israel di Gaza utara telah menewaskan puluhan warga sipil, termasuk delapan anak-anak di tengah wilayah kantong tersebut dan seorang jurnalis serta keluarganya di Jabalia.

Pertempuran juga sedang berlangsung di Rafah, Gaza selatan, di mana pihak berwenang Israel telah mengatakan selama berbulan-bulan bahwa 'dua batalyon terakhir' Hamas berada di lokasi tersebut.

Baca Juga: Intelijen Israel Diduga Kecolongan Gegara Ini, Bikin Hamas Sukses Lancarkan Operasi Badai Al Aqsa 7 Oktober 2023

Pejuang dari Brigade Qassam Hamas, Brigade Quds Jihad Islam Palestina (PIJ), dan faksi perlawanan lainnya dengan sengit menghadapi tentara penyerang ketika puluhan ribu warga sipil mati-matian meninggalkan kota yang penuh sesak itu.

Serangan roket juga telah terbang keluar dari Rafah menuju posisi pasukan Tel Aviv dan permukiman di dekatnya.

Ketika kemarahan global meningkat atas perluasan perang genosida Israel, pihak berwenang mengatakan pada hari Sabtu bahwa operasi tersebut dilakukan bersamaan dengan 'upaya' untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata kurang dari seminggu setelah Tel Aviv menolak proposal gencatan senjata yang bertahan lama.

Halaman:

Tags

Terkini