internasional

Opini: Geert Wilders, Aboutaleb, dan Seedorf: Islam di Belanda

Senin, 8 April 2024 | 22:05 WIB
KH. Dr. Amidhan Shaberah

Tujuannya hanya satu, partainya bisa ikut ambil bagian dalam meluruskan wajah buruk Islam di Belanda.

Baca Juga: Mewujudkan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Palestina

Misi IUP jelas berlawanan dengan misi PVV, partai anti-Islam yang membesarkannya. Tak hanya itu. Van Doorn juga membuat film berjudul "Muhammad". Ia juga aktif berdakwah untuk menebus rasa penyesalannya karena ikut terlibat dalam membuat film "Fitna".

Langkah Van Doorn, ternyata mempengaruhi Joram van Klaveren --- juga tokoh politik PVV. Klaveren yang sebelumnya bersekutu dengan Wilders dalam membenci Islam, berubah saat menulis buku anti Islam.

Dari riset yang dilakukannya untuk memojokkan Islam, Klaveren kemudian jatuh cinta kepada Islam.

Ia pun memutuskan menjadi mualaf. Masuk Islamnya politisi Belanda sayap kanan pendukung Wilders ini sangat menyentak koleganya di PVV.

Baca Juga: Opini: Malaikat dari Kandang Jaran Itu Telah Pergi

Wilders terkejut kenapa dua koleganya yang anti Islam, Van Doorn dan Klaveren, kini berbalik arah, menentang dirinya dan misi PVV.

Padahal pria yang lahir di Amsterdam, 23 Januari 1979 itu adalah tangan kanannya dalam politik Belanda.

Selama ini Klaveren menuding Islam adalah sebuah kebohongan dan Al-Quran adalah racun. Kini ia justru pembela Islam paling militan di Belanda. Ia pun menulis buku From Christianity to Islam in the Time of Secular Terror (2018).

Cahaya Islam makin bersinar lagi di Belanda setelah kota terbesar kedua di Negeri Kincir Angin, Rotterdam dipimpin Ahmad Aboutaleb, muslim keturunan Maroko.

Baca Juga: Opini: Kisah Yahudi yang Ingin Berterima Kasih, Keberagaman Agama dan Trisno Sutanto

Aboutaleb terpilih menjadi Walikota Rotterdam, 2009-2024, karena dianggap bisa mempersatukan warga negara Belanda dari berbagai etnis dan agama. Aboutaleb pernah berkunjung ke Jakarta tahun 2018 dan mengagumi toleransi beragama di Indonesia.

Setelah Ahmed Aboutaleb yang menjabat sebagai Wali Kota Rotterdam, menyusul Ahmed Marcouch terpilih menjadi Wali Kota Arnhem, ibu kota provinsi Gelderland, Belanda, September 2017.

Pelantikan Marcouch dilakukan secara langsung oleh Komisaris Raja Clemens Cornielje di Burgerzaal (Ruang Warga), Kotapraja Anrhem, Jumat (1/9/017) waktu setempat.

Halaman:

Tags

Terkini