Vladimir Putin Klaim Ukraina Alami Kerugian Luar Biasa, Pasukan Rusia Bakal Rebut Kembali Kyiv?

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Rabu, 14 Juni 2023 | 15:16 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim bahwa Ukraina mengalami kerugian besar dalam serangan balik besar-besarannya. (Twitter.com/@mfa_russia)
Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim bahwa Ukraina mengalami kerugian besar dalam serangan balik besar-besarannya. (Twitter.com/@mfa_russia)

SENAYAN POST - Presiden Rusia Vladimir Putin mengklaim bahwa Ukraina telah mengalami kerugian 'besar' dalam serangan balik baru-baru ini.

Selain klaim Ukraina telah mengalami 'kerugian besar', Vladimir Putin juga mengatakan bahwa pasukan Rusia mengincar 'zona sanitasi'.

Lebih lanjut, Vladimir Putin juga mengungkapkan bahwa pasukan Rusia tidak perlu mobilisasi baru untuk menghadapi Ukraina yang saat ini dilanda perang.

Baca Juga: Link Live Streaming Indonesia vs Palestina Hari Ini di FIFA Match Day Stadion Gelora Bung Karno

"Tidak ada kebutuhan seperti itu hari ini," kata Putin pada 13 Juni 2023, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.

Sebelumnya, sekitar 300 ribu tentara cadangan dipanggil dengan apa yang disebut 'mobilisasi parsial'.

"Beberapa tokoh masyarakat mengatakan kita perlu mendapatkan satu juta atau dua juta. Itu tergantung pada apa yang kita inginkan," jelasnya.

Baca Juga: Dua Episode Gear 5 Luffy di Anime One Piece Bakal Rilis Lebih Awal, Kapan?

Kemudian Putin juga ditanya apakah ia akan kembali merebut Kyiv, ibu kota Ukraina.

"Haruskah kita kembali ke sana? Mengapa saya mengajukan pertanyaan retoris seperti itu? Jelas tidak ada jawaban untuk ini, saya hanya bisa menjawabnya sendiri," lanjutnya.

Ia juga menambahkan bahwa tidak perlu mengumumkan darurat militer di Rusia seperti halnya Ukraina.

Baca Juga: Bertemu Jokowi di Istana, Ganjar: Presiden Selalu Memantau Partai Politik Jelang Pilpres 2024

"Tidak ada alasan untuk memperkenalkan semacam rezim khusus atau darurat militer di negara ini," ungkapnya.

Diketahui, serangan balik Ukraina telah dimulai pada 4 Juni 2023 dan Putin mengklaim upaya tersebut tidak ada yang berhasil.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X