Raja Maroko Tetapkan Tahun Baru Amaziq Sebagai Libur Nasional

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Kamis, 4 Mei 2023 | 16:36 WIB

SENAYANPOST- Raja Maroko Muhammad VI melalui pernyataan yang disampaikan oleh Dewan Kerajaan Maroko pada Rabu, 3 Mei 2023, menyatakan bahwa Tahun Baru Amaziq ditetapkan sebagai hari libur nasional.

“Penguasa Maroko Raja Muhammad VI memerintahkan untuk menetapkan Tahun Baru Amazig sebagai libur nasional resmi dan para pekerja tetap mendapatkan gaji penuh. Status libur Tahun Baru Amazig seperti Tahun Baru Hijriyah atau Tahun Baru Masehi. Meminta kepada PM Aziz Akhnusy untuk mengambil kebijakan pemerintahan untuk melaksanakan keputusan tersebut,” bunyi pernyataan yang diberitakan oleh situs berita Anatolia Agency Turki pada Rabu, 3 Mei 2023.

Kebijakan Raja Muhammad VI ini berdasarkan pada konstitusi Maroko yang mengakui Amazig sebagai bagian dari salah satu identitas asli Bangsa Maroko yang kaya akan adat istiadat, kesenian dan nilai-nilai budaya. Bahasa dan Aksara Amazig juga akan dijadikan sebagai salah satu bahasa dan aksara resmi di Maroko.

Tahun Baru Amazig juga disebut Idl Yanayir atau Malam Januari yang selalu dirayakan pada tanggal 13 Januari setiap tahunnya.

Amaziq merupakan suku bangsa asli yang berdiam di pantai selatan Laut Mediterania yang mendiami oase-oase di gurun pasir Afrika Utara. Keberadaan Suku Amazig membentang dari oase Siwa di Mesir kemudian ke Libya, Tunis, Aljazair dan Maroko hingga Mauritania.

Suku Amaziq sulit ditaklukkan oleh Romawi sehingga dicitrakan kejam dan disebut sebagai Suku Barbar. Salah satu tokoh dunia dari Suku Amaziq adalah Ibnu Khaldun yang merupakan bapak sosiologi pertama di dunia. (Muqoddas).

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X