Korut Siap Sokong Pasukan Puluhan Ribu Personel untuk Bantu Rusia Hantam Ukraina

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Selasa, 4 April 2023 | 11:06 WIB
Parade tentara Korea Utara dengan latar gambar pendiri Korea Utara Kim Il-Sung. (NPR.org)
Parade tentara Korea Utara dengan latar gambar pendiri Korea Utara Kim Il-Sung. (NPR.org)

SENAYANPOST - Rusia dan Korea Utara alias Korut adalah dua negara yang punya hubungan dekat, mereka bisa saling dukung termasuk dalam membantu menambah kekuatan untuk perang.

Hal tersebut dilakukan oleh Korut yang konon akan mengirimkan 50 rinu personel Tentara Rakyat Korea Utara (KRA), untuk membantu pasukan Rusia melawan Ukraina.

Seperti dikutip dari Bulgarian Military, ada alasan kuat mengapa Presiden Korut mau mengirimkan pasukannya di Ukraina.

Karena Korut merasa jika nasibnya sama dengan Rusia. Hal ini berlandaskan hubungan buruk yang terus memanas dengan negara tetangganya Korea Selatan (Korsel).

Baca Juga: Orang Kaya Asal Korea Utara Ini Keluar dari Negara Agar Jauh dengan Rezim Kim Jong Um

Di mana, Korsel juga didukung oleh kekuatan Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS), beserta sekutu lainnya tak terkecuali Jepang.

Kabarnya pergerakan pasukan militer Korea Utara cuma tinggal menunggu perintah. Dan instruksi itu bisa datang kapan pun. "Korea Utara merasa senasib dengan Rusia. Dan karena itu, mereka berdiri teguh untuk mendukung Tuan Vladimir Putin. Keputusan seperti itu bisa diambil kapan saja," ujar Alexander Sladkov, Jurnalis sekaligus koresponden militer Rusia, yang dikutip dari Bulgarian Military.

Bahkan neberapa pekan lalu, Rusia mengklaim jika ada panggilan yang berasal dari militer Korut untuk merekrut sukarelawan.

Rusia menyatakan jika ada 800.000 warga Korut yang sudah mendaftar di gelombang pertama. "Saya sedang berbicara dengan seorang teman saya yang merupakan kepala organisasi veteran Perang Korea," bilang Sladkov.

Baca Juga: Selain Narkoba, Korut juga Eksekusi Mati Warganya yang Melakukan Kegiatan Agama

"Dia ada di sini baru-baru ini. Saya mengatakan, 'apa yang Anda punya?' Dia berkata, '50.000 pasukan khusus siap dikerahkan'," kata Sladkov yang ternyata jurnalis senior surat kabar Rusia, Izvestia.

Meski hingga saat ini belum diketahui kebenaran informasi yang dikuak Sladkov, namun kemungkinan ini sangat bisa terjadi.

Sebab dalam perang di Ukraina, pasukan Angkatan Bersenjata Federasi Rusia (VSRF) pernah menggunakan rudal Korut dalam serangan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X