Rubio juga menegaskan bahwa setiap kesepakatan dengan Iran harus tetap mengutamakan kepentingan Amerika Serikat dan para sekutunya.
"Meskipun kami menginginkan kesepakatan, kami tidak menginginkan kesepakatan dengan harga berapa pun," ujar Marco Rubio pada 26 Juni 2026, dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English.
Sama-sama Dukung Jalur Diplomasi
Baik Vance maupun Rubio diketahui ditugaskan untuk mendukung implementasi kesepahaman awal antara Amerika Serikat dan Iran yang ditandatangani pada 17 Juni.
Meski memiliki penekanan yang berbeda, keduanya tetap menyatakan dukungan terhadap kerangka diplomatik yang sedang dijalankan pemerintahan Trump.
Vance menyampaikan optimisme terhadap peluang perluasan kerja sama regional dengan Iran, termasuk kemungkinan keterlibatan negara-negara Teluk dalam proses rekonstruksi.
Baca Juga: Iran Umumkan Jadwal Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, Qom, dan Mashhad
Di sisi lain, Rubio menilai pembahasan mengenai rekonstruksi masih terlalu dini dan harus didahului dengan adanya jaminan keamanan yang lebih luas.
Gedung Putih Bantah Ada Perbedaan Kebijakan
Menanggapi munculnya spekulasi mengenai adanya perbedaan sikap di internal pemerintahan, Gedung Putih menegaskan bahwa seluruh pejabat tetap berada dalam satu garis kebijakan Presiden Donald Trump.
Pemerintah AS menyebut laporan mengenai adanya perpecahan internal tidak akurat dan menegaskan bahwa Vance maupun Rubio sama-sama mendukung tujuan strategis pemerintahan terkait Iran.
Departemen Luar Negeri AS juga menyampaikan bahwa kebijakan Washington terhadap Iran dan dinamika kawasan tetap dikoordinasikan secara konsisten di seluruh lembaga pemerintahan.***
Artikel Terkait
Laporan: Meski Saling Serang, AS dan Iran Disebut Terus Dekati Kesepakatan Nuklir
Pengamat: Kesepakatan Iran dan AS Tunjukkan Kemajuan, Perjanjian Komprehensif Masih Belum Pasti
Iran Umumkan Jadwal Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, Qom, dan Mashhad
Analis: Israel Diduga Gagalkan Kesepakatan AS-Iran hingga Lima Kali
Trump Sebut Netanyahu ‘Sangat Sulit’, Ancam Lanjutkan Serangan Jika Kesepakatan Nuklir Iran Gagal