Dalam pernyataannya, Ansarullah menyebut seluruh pergerakan yang terkait dengan Israel di kawasan tersebut akan dianggap sebagai target militer yang sah.
Kelompok itu sebelumnya telah beberapa kali melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang melintas di sekitar Selat Bab Al Mandab, salah satu jalur pelayaran strategis dunia.
Sementara itu, militer Israel menegaskan tetap berada dalam kondisi siaga penuh untuk melanjutkan operasi militer maupun pertahanan apabila diperlukan.
"IDF tetap waspada dan siap untuk melanjutkan operasi di semua lini terhadap siapa pun yang mengancam Negara Israel," demikian pernyataan militer Israel.***
Artikel Terkait
Di Tengah Ketegangan, Donald Trump Akui AS Picu Eskalasi dengan Iran
Kesaksian Menlu Iran Abbas Araghchi saat Kantor Ayatollah Ali Khamenei Dibombardir Amerika Serikat dan Israel
Menlu Iran Abbas Araghchi Ungkap Alasan Ayatollah Mojtaba Khamenei Belum Bisa Tampil di Publik
Mantan Agen Mossad: Rezim Iran akan Runtuh, Amerika Serikat Hentikan Perang Terlalu Cepat
Iran Serang Sasaran Militer Israel, Teheran: Hak Membela Diri Tak Bisa Ditawar