Di Hadapan Pengusaha Jepang, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Reformasi Tata Kelola dan Ekonomi

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Selasa, 31 Maret 2026 | 14:52 WIB
Suasana pertemuan Indonesia–Japan Business Forum di Tokyo. (Press release Bakom RI.)
Suasana pertemuan Indonesia–Japan Business Forum di Tokyo. (Press release Bakom RI.)

SENAYANPOST — Presiden Prabowo Subianto tegaskan komitmen Indonesia untuk menjalankan reformasi besar-besaran di hadapan para pengusaha Jepang dalam Japan-Indonesia Forum di Tokyo, Senin (30/3/26).

Dalam forum tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia ingin mitra internasional mengetahui arah transformasi yang sedang dijalankan pemerintah, mulai dari reformasi tata kelola hingga transformasi ekonomi.

“Kami ingin para mitra kami tahu bahwa Indonesia bertekad untuk melaksanakan reformasi nyata. Kami ingin menciptakan masyarakat modern dan rasional. Kami ingin menegakkan supremasi hukum. Rakyat kami menuntut pemerintahan yang baik, bersih, dan efisien,” ujar Prabowo.

Fokus utama transformasi ekonomi yang diusung adalah hilirisasi dan industrialisasi. Indonesia, tegas Prabowo, tidak lagi bisa hanya bergantung pada ekspor bahan mentah tanpa pengolahan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tawarkan Kemitraan Strategis Sektor Energi Terbarukan dan Kendaraan Listrik ke Pengusaha Jepang

Pelindungan terhadap mineral kritis sebagai aset strategis menjadi harga mati demi menjamin kesejahteraan generasi mendatang.

“Kita harus mengamankan nilai ekonomi tertinggi dari sumber daya kita. Kita tidak bisa lagi puas hanya dengan mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah. Mineral-mineral penting kita adalah aset strategis. Sumber daya mineral kita harus dilindungi demi generasi mendatang,” ungkapnya.

Selain sektor industri, Prabowo juga menaruh perhatian besar pada kelestarian lingkungan. Mengingat posisi Indonesia sebagai paru-paru dunia, ia mengajak mitra internasional untuk mendukung langkah reboisasi besar-besaran pada hutan yang telah rusak.

Ia menegaskan bahwa perlindungan hutan Indonesia bukan hanya untuk kepentingan domestik, melainkan juga kontribusi nyata bagi kesehatan planet bumi.

Baca Juga: Kemenkes Jelaskan Kronologi Kematian Dokter Magang di Cianjur Akibat Komplikasi Campak

“Hutan-hutan yang telah hancur harus direboisasi secara besar-besaran. Bukan hanya untuk kebaikan Indonesia, tetapi juga untuk kebaikan dunia. Banyak yang mengatakan bahwa kita adalah paru-paru planet ini. Jadi, mari kita lindungi paru-paru tersebut,” lanjut Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga mengungkapkan komitmen percepatan transisi energi di hadapan para pengusaha Jepang.

Indonesia menargetkan pencapaian kapasitas listrik yang signifikan dari sumber energi terbarukan dalam waktu singkat.

“Kita ingin bergerak sangat cepat untuk menggunakan listrik dari energi matahari. Kami memiliki rencana dan bertekad untuk segera mewujudkannya. Dalam tiga tahun, kami ingin mencapai 100 gigawatt energi surya. Bagi kami, ini mendesak melihat situasi yang ada,” pungkas Prabowo. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X