4 Dampak Penutupan Selat Hormuz, Perang Israel dan Iran Pengaruhi Ekonomi Global

photo author
Risma P., Senayan Post
- Minggu, 1 Maret 2026 | 09:50 WIB
Posisi strategis Selat Hormuz (global news)
Posisi strategis Selat Hormuz (global news)

SENAYANPOSTIsrael dikabarkan telah menjatuhkan rudal ke kawasan Iran pada 28 Februari 2026.

Setidaknya 20 orang luka-luka dan satu tewas akibat serangan itu.

Menanggapi serangan tersebut, Iran menutup selat Hormuz, lantas apa dampak dari ditutupnya selat ini?

Baca Juga: Inilah Dampak Penutupan Selat Hormuz, Imbas Israel Jatuhkan Rudal di Iran

1. Harga Minyak Naik

Ketika selat Hormuz ditutup maka pasokan minyak dunia akan turun karena terhambatnya pengiriman dan membuat harga minyak naik akibat kelangkaan.

Pasalnya diketahui pemotongan pasokan 1 persen saja mampu menaikan harga sampai 4 persen dan bahkan memperingatkan bahwa minyak bisa melebihi $100 per barel jika pemblokiran tersebut dilakukan sepenuhnya.

Baca Juga: Israel-AS Serang Iran, Sejumlah Perusahaan Minyak Tangguhkan Pengiriman Melalui Selat Hormuz

Hal ini membuat para ahli khawatir lantaran penutupan tersebut bisa mengangkat harga minyak sebesar $10-20 per barel.

2. Kurangnya Gas Alam

Qatar dan UEA mengirimkan hampir semua LNG melalui selat Hormuz atau setara 20 persen dari pasar gas cair dunia.

Baca Juga: Ekspor Gas Kilang Kor Mor ke Pembangkit Listrik di Kurdistan Irak Dihentikan Akibat AS-Israel Serang Iran

Penutupan selat Hormuz akan memperlambat ekspor.

Negara seperti Jepang dan Korea Selatan diketahui melakukan impor 80-90 persen energinya dan menjadi negara paling terdampak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Risma P.

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X