SENAYANPOST - Kedatangan Delegasi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dalam pagelaran Doha International Maritime Defence Exhibition and Conference (DIMDEX) 2026 pada 19 - 22 Januari 2026, membawa 'oleh-oleh' yang bermanfaat bagi peningkatan pertahanan maritim untuk Indonesia.
Pada Selasa 20 Januari 2026 lalu, Delegasi TNI AL yang dipimpin Laksdya TNI Agus Hariadi mengadakan pertemuan dengan Barzan Holding di tengah pagelaran DIMDEX 2026 yang dilaksanakan di Qatar National Convention Center (QNCC), yang berada di Al Luqtha st Al Rayyan Qatar.
"Pada pertemuan tersebut, direncanakan mengadakan Defence Conseil International (DCI), yang akan di bahas dan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Dinas Pendidikan TNI AL mengenai potensi kerja sama pendidikan dan pelatihan yang tepat," ungkap Atase Pertahanan Republik Indonesia di Doha Qatar Kolonel Arh Tengku Sony Sonatha kepada Redaksi Senayan Post pada Minggu 25 Januari 2026.
Sebagai mitra utama dalam Doha International Maritime Defence Exhibition and Conference (DIMDEX), Barzan Hondings memamerkan teknologi mutakhir dan menandatangani beberapa nota kesepahaman (MOU) dengan berbagai delegasi termasuk dari Delegasi Indonesia.
Salah satu yang dipamerkan adalah penerapan kecerdasan buatan dan sistem otonom dalam operasi pertahanan maritim yang bermanfaat untuk mendukung peningkatan kemampuan deteksi dini, pengawasan wilayah perairan, pengambilan keputusan berbasis data, serta integrasi sistem komando dan kendali guna memperkuat efektivitas dan kesiapsiagaan pertahanan laut dari berbagai ancaman.
Barzan Holdings adalah 'lengan' investasi strategis yang vital bagi Kementerian Pertahanan Qatar, meningkatkan infrastruktur dan teknologi pertahanan lokal dan regional serta menjalin aliansi dan kerjasama industri militer berskala internasional. (Muqoddas)