SENAYANPOST - Pada Senin 24 November 2025 Atase Pertahanan RI Doha Qatar Kolonel Arh Tengku Sony Sonatha memimpin langsung penampilan Pencak Silat Aliran Cimande pada Resepsi Diplomatik Perayaan HUT RI ke-80 di St Regis Hotel Doha ibukota Qatar.
"Kegiatan ini merupakan promosi budaya Indonesia di kalangan tamu undangan diplomatik dan pejabat tinggi pemerintah Qatar, sekaligus diharapkan menjadi momentum memperkenalkan kekayaan kebudayaan Bangsa Indonesia yaitu pencak silat sebagai olar raga, sekaligus pembinaan diaspora Indonesia di Qatar," ungkap Kolonel Arh Tengku Sony Sonatha kepada redaktur Senayan Post dalam keterangan tertulis pada Kamis 28 November 2025.
Penampilan Pencak Silan Cimande ini mendapatkan apresiasi dari para hadirin yang merupakan para diplomat asing dan pejabat tinggi di Qatar. Pada penampilan ini, Kolonel Arh Sony Sonatha yang pernah bertugas di Cairo Mesir juga memainkan 3 (tiga) jurus senjata yaitu karambit, tongkat double dan golok.
Para penampil merupakan diaspora Indonesia di Qatar yang dilatih oleh para pelatih yang didatangkan dengan dukungan Kementerian Kebudayaan RI yaitu Kang Muhtar Maulana Bimar dan Kang Syis Wahyudi.
"Keduanya datang ke Qatar sejak awal Novemebr 2025 berkat dukungan dari Menteri Budaya Bapak Fadli Zon yang merupakan Ketua Dewan Pembina Pusat Pelatihan Pencak Silat Cimande," jelas perwira yang pernah menjabat sebagai Dandim di Ambon dan Pidie ini.
Aliran Cimande adalah aliran pencak silat tertua di Indonesia yang berasal dari Kampung Cimande, Bogor, dan dikembangkan oleh Mbah Kahir atau Abah Khaer pada abad ke-17. Aliran ini mengutamakan pertahanan diri menggunakan tangan kosong dan memiliki kode etik yang disebut Taleq sebagai pedoman perilaku para pesilatnya yang mencakup nilai aturan seperti harus taat kepada Allah SWT dan rasul-Nya, serta menghormati orang tua, ibu, bapak, guru, dan loyalitas kepada negara. (Muqoddas)