Presiden Donald Trump Klaim Sanksi Suriah Dicabut Gegara Netanyahu

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Rabu, 9 Juli 2025 | 21:57 WIB
Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa sanksi Suriah dicabut karena pertimbangan PM Israel Benjamin Netanyahu. (X.com/@IsraeliPM)
Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa sanksi Suriah dicabut karena pertimbangan PM Israel Benjamin Netanyahu. (X.com/@IsraeliPM)

SENAYANPOST - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump belum lama ini mengklaim bahwa dicabutnya sanksi Suriah karena mempertimbangkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Diketahui, Trump memutuskan untuk mencabut sanksi dan mengaku salah satunya permintaan Netanyahu.

Trump menegaskan kembali bahwa ia memutuskan untuk mencabut sanksi AS terhadap Suriah atas permintaan banyak negara, "termasuk Bibi".

Semua laporan hingga saat ini menunjukkan bahwa Netanyahu terkejut dengan keputusan Trump untuk mencabut sanksi Suriah. Israel telah mengambil sikap yang jauh lebih keras terhadap Suriah, dengan Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar dan Menteri Pertahanan Israel Katz mencap Sharaa sebagai "teroris berjas" sebelum akhirnya menghentikan retorika tersebut dalam beberapa pekan terakhir seiring dengan semakin menghangatnya kebijakan AS terhadap Suriah.

Baca Juga: AS Cabut Status Teroris Asing HTS di Suriah yang dipimpin Ahmad Al Sharaa

Trump mengatakan ia terkesan dengan Sharaa selama pertemuan mereka di bulan Mei dan mencabut sanksi AS untuk 'memberinya kesempatan'.

Presiden AS mengatakan ia berharap dapat melakukan hal yang sama untuk Iran 'pada waktu yang tepat'.

"Saya ingin melihat Iran membangun kembali dirinya dengan cara yang damai, dan tidak berkeliling meneriakkan 'Matilah Amerika, Matilah AS, Matilah Israel,' seperti yang mereka lakukan," kata Donald Trump pada 8 Juli 2025, dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel.

"Mereka dulunya penindas Timur Tengah, dan sekarang mereka bukan lagi penindas," lanjutnya.

Dipanggil untuk berbicara oleh presiden, Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee memuji Trump atas kebijakannya terkait Suriah.

Baca Juga: Netanyahu Tolak Mentah-mentah Negara Palestina yang Berdaulat, Sebut akan Hancurkan Israel di Masa Depan

"Ia menghubungi pemerintahan Suriah yang baru, karena tahu bahwa mereka membutuhkan mitra, dan tahu bahwa mereka bisa saja memilih mitra yang salah," kata Huckabee.

"Apa yang dilakukan presiden, yang mengejutkan kita semua... telah menciptakan sesuatu yang benar-benar bersejarah," katanya.

Sementara itu, saat ini Netanyahu sedang berada di AS untuk menemui Trump.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Times of Israel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X