Presiden Prabowo Diundang Presiden Iran untuk Berkunjung ke Negaranya

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Kamis, 19 Juni 2025 | 06:05 WIB
Presiden Prabowo Subianto Diundang Presiden Iran untuk Berkunjung ke Negaranya (ksp.go.id)
Presiden Prabowo Subianto Diundang Presiden Iran untuk Berkunjung ke Negaranya (ksp.go.id)

SENAYANPOST - Disaat Iran sedang melakukan aksi saling balas serangan dengan Israel sejak 13 Juni 2025, Masoud Pezeshkian Presiden Republik Islam Iran mengundang Presiden Prabowo untuk melakukan kunjungan ke negaranya.

Undangan tersebut disampaikan oleh Mohammad Borujerdi Dubes Iran untuk Indonesia, "Melalui kesempatan ini saya menyampaikan undangan kembali kepada Yang Mulia Presiden Prabowo untuk kunjungi Iran," ungkap Boroujerdi dalam konferensi pers di Jakarta.

Boroujerdi pun menuturkan maksud baik perihal undangan resmi negaranya ke Prabowo, hal itu karena Presiden Pezeshkian menilai Prabowo Subianto sebagai sosok yang sangat aktif dalam berdiplomasi luar negeri.

Lebih lanjut Borojerdi menegaskan, peran Presiden Prabowo dinilai berpotensi besar sebagai tokoh diplomasi yang disegani berbagai pemimpin negara di dunia.

Baca Juga: Sengketa Pulau Antara Aceh dan Sumut, Begini Keputusan Presiden Prabowo

Terlebih, keuntungan status Indonesia sebagai negara dengan politik luar negeri bebas aktif, atau tidak terikat blok dan aliansi militer apapun menjadi catatan tersendiri.

Dalam hal ini, Prabowo dinilai bisa menjadi penetral racun di 'air yang keruh', terkhusus atas konflik Iran dan Israel.

"Terkait kepentingan Indonesia, beliau mengunjungi, berkomunikasi dan berinteraksi dengan berbagai negara di dunia. Kami telah mengundang beliau berkunjung ke Iran," imbuh Boroujerdi.

Sebelumnya diketahui, Prabowo kini memang tengah diagendakan kunjungan ke luar negeri, tepatnya agenda bilateral ke Rusia untuk bertemu dengan Putin pada 19 Juni 2025 ini.

Baca Juga: Dubes Iran untuk Indonesia Klaim Pihaknya akan Terus Melawan Israel Sebagai Aksi Bela Diri

Borojerdi pun menegaskan, undangan kepada Presiden Prabowo itu merupakan undangan secara langsung dari Presiden Pezeshkian.

"Kita bisa atur waktu, agar bisa melakukan perbincangan bilateral," tutupnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X