Hamas Konfirmasi Gugurnya Komandan Mohammed Deif, Brigade Al Qassam: Selamat Tinggal Pemimpin Abu Khaled

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 31 Januari 2025 | 17:12 WIB
Gerakan Perlawanan Hamas resmi umumkan gugurnya Mohammed Deif, panglima Brigade Al Qassam yang paling dicari Israel penjajah. (alqassam.ps)
Gerakan Perlawanan Hamas resmi umumkan gugurnya Mohammed Deif, panglima Brigade Al Qassam yang paling dicari Israel penjajah. (alqassam.ps)

Ia telah dicari oleh Israel sejak awal 1990-an setelah ia melakukan serangan terhadap tentara dan warga sipil Israel.

Pada tahun 2002, ia memangku jabatan kepala staf Brigade Qassam dan diyakini sebagai pencipta 'Unit Bayangan' yang menjaga dan menyembunyikan tawanan Israel.

Anggota unit itu, berpakaian hitam, terlihat mengawal tawanan Israel yang dibebaskan untuk diserahkan kepada Komite Palang Merah Internasional bulan ini.

Pada tahun 2015, AS memasukkan Deif ke dalam daftar Teroris Global yang Ditunjuk Secara Khusus.

Baca Juga: Hamas Lakukan Pertukaran Tawanan dengan Israel: Bebaskan Tentara IDF, Termasuk Lima Warga Negara Thailand

Pada bulan Desember 2023, tentara Israel menjatuhkan selebaran melalui udara di Gaza yang menawarkan 100 ribu dolar AS bagi siapa saja yang memiliki informasi tentang keberadaan Deif, seraya menambahkan bahwa 'kerahasiaan terjamin' bagi warga Palestina yang melapor.

Meskipun berhasil lolos dari penangkapan, Deif menderita luka yang mengubah hidupnya akibat upaya berulang kali untuk membunuhnya, yang memengaruhi mobilitas dan penglihatannya, demikian laporan Israel. Hamas tidak pernah mengonfirmasi rincian tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di Telegram oleh Brigade Qassam, Deif digambarkan sebagai 'pemimpin hebat' yang merupakan 'contoh nyata keberanian'.

Baca Juga: Rencana Presiden AS Donald Trump Pembersihan Etnis terhadap Rakyat Palestina di Gaza, Pengamat: Ilegal dan Angan-angan

"Kami mengucapkan selamat tinggal kepada pemimpin Abu Khaled," kata Brigade, menggunakan nama panggilannya di antara warga Palestina.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Middle East Eye

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X