SENAYANPOST - Ahmad al Sharaa atau sebelumnya dikenal Abu Muhammad Al Julani kini dilantik sebagai presiden sementara Suriah.
Pengumuman tersebut datang dari Damaskus pada 29 Januari 2025 setelah Ahmad al Sharaa resmi membubarkan faksi-faksi bersenjata yang dulu menggulingkan Bashar Al Assad.
Dalam kesempatan itu, Ahmad al Sharaa juga menangguhkan konstitusi, pembubaran parlemen dan faksi-faksi pemberontak.
Al Sharaa yang dulunya berafiliasi dengan Al Qaeda sebelumnya memimpin serangan ke ibu kota Suriah kurang dari dua bulan lalu menggulingkan pemerintahan Bashar Al Assad.
Baca Juga: SOHR: Pemerintah Suriah Eksekusi 35 Warga, Lima di Antaranya Kelompok Alawi
"Dia akan melaksanakan tugas kepresidenan Republik Arab Suriah dan mewakilinya di forum-forum internasional," kata Kolonel Hassan Abdel Ghani, juru bicara Komando Operasi Militer pada 29 Januari 2025, dikutip SenayanPost.com dari Middle East Eye.
Jabatan itu dimaksudkan untuk periode sementara menuju transisi bagi negara tersebut.
Putaran pengumuman terbaru datang dari 'Konferensi Pengumuman Kemenangan Revolusi Suriah' di ibu kota, di hadapan kerumunan menteri sementara yang ditunjuk oleh Hayat Tahrir al-Sham (HTS), faksi pemberontak yang dipimpin oleh Sharaa.
Sharaa mengatakan, HTS telah dibubarkan pada hari Rabu, demikian pula faksi pemberontak lainnya yang kini akan membentuk tentara nasional Suriah yang bersatu.
Baca Juga: Kementerian Pertahanan Suriah Tolak Usulan Kurdi Bentuk Blok Militer Sendiri
Komando Operasi Militer juga mengatakan bahwa Partai Baath Assad dan aparat keamanan negaranya, yang sangat ditakuti oleh warga Suriah selama beberapa dekade, juga dibubarkan.
Front Progresif Nasional, sebuah kelompok yang bersekutu dengan Partai Baath, juga ditutup, dan asetnya dialihkan ke negara.
Tidak ada partai politik yang bersahabat dengan pemerintahan Assad yang kini diizinkan untuk dibentuk kembali.
Dalam sebuah wawancara dengan penyiar Saudi Al-Arabiya bulan lalu, Sharaa mengatakan perlu waktu hingga empat tahun sebelum warga Suriah dapat memilih presiden mereka sendiri.
Artikel Terkait
Ahmad Al Sharaa Adakan Pembicaraan dengan SDF di Tengah Bentrokan Sengit di Suriah Utara
Turki Kecam Keras Prancis Bakal Siaga di Perbatasan Suriah, Hakan Fidan: Hal Ini Tidak Membawa Manfaat Nyata
Presiden Erdogan Sebut Pergantian Kekuasaan di Suriah Kemenangan Turki
Kementerian Pertahanan Suriah Tolak Usulan Kurdi Bentuk Blok Militer Sendiri
SOHR: Pemerintah Suriah Eksekusi 35 Warga, Lima di Antaranya Kelompok Alawi