SOHR: Pemerintah Suriah Eksekusi 35 Warga, Lima di Antaranya Kelompok Alawi

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 28 Januari 2025 | 16:15 WIB
Pemerintah Suriah yang didukung AS eksekusi lima warga Alawi menurut laporan dari SOHR belum lama ini. (SOHR)
Pemerintah Suriah yang didukung AS eksekusi lima warga Alawi menurut laporan dari SOHR belum lama ini. (SOHR)

SENAYANPOST - Pasukan pemerintah Suriah setidaknya mengeksekusi lima warga Alawi di perdesaan Provinsi Hama belum lama ini.

Eksekusi tersebut terjadi pada 27 Januari 2025 bersama dengan puluhan lainnya dalam beberapa hari terakhir menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR).

SOHR mengatakan bahwa 35 warga dieksekusi di lapangan yang di antaranya diketahui berasal dari sekte Alawi.

"35 orang dieksekusi di lapangan selama beberapa hari terakhir, dan hari ini, lima orang lainnya dari sekte Alawi dieksekusi oleh kelompok bersenjata di pedesaan Hama utara," kata Direktur SOHR, Rami Abdul Rahman dalam wawancaranya kepada Al Hurra TV pada 27 Januari 2025, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.

Baca Juga: Warga Israel Ejek Rencana Presiden Donald Trump Relokasi Rakyat Palestina dari Gaza

Para pelaku adalah anggota kelompok di bawah komando Departemen Operasi Militer yang dipimpin Hayat Tahrir Al Sham (HTS), yang telah melancarkan tindakan keras tanpa pandang bulu terhadap elemen-elemen bekas Tentara Arab Suriah (SAA) sejak pemerintah baru berkuasa bulan lalu.

"Para militan ini adalah kelompok yang bebas dan tidak disiplin yang beroperasi di bawah Departemen Operasional, dan (HTS) mungkin tidak dapat mengendalikan mereka meskipun puluhan dari mereka telah ditangkap," tambahnya.

Rami Abdul Rahman menegaskan bahwa orang-orang yang dieksekusi tersebut bukan sisa-sisa rezim Bashar Al Assad yang digulingkan akhir tahun lalu.

"(Orang-orang yang dieksekusi) ini bukanlah sisa-sisa rezim (mantan)," jelasnya.

Baca Juga: Kementerian Pertahanan Suriah Tolak Usulan Kurdi Bentuk Blok Militer Sendiri

"Kami telah pindah ke negara baru untuk keadilan transisi, bukan balas dendam," terangnya.

Pemerintah baru mengatakan bahwa mereka sedang menekan elemen-elemen dari pemerintahan sebelumnya di Suriah, yang mereka klaim bertanggung jawab atas pembantaian.

Namun, kampanye tersebut telah memakan korban yang besar dari kaum minoritas.

SOHR melaporkan awal bulan ini bahwa sedikitnya 150 orang Alawi telah terbunuh sejak pemerintahan baru berkuasa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: The Cradle

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X