Fidan mengatakan bahwa Turki hanya akan menanggapi pandangan Prancis tentang Suriah dengan serius jika Paris bersedia beroperasi secara independen di Suriah, tanpa dukungan AS, dengan melakukan operasi militer, mendirikan pangkalan, dan menguasai wilayah.
"Jika Prancis berniat bertindak di Suriah, Prancis harus terlebih dahulu memulangkan, mengadili, dan memenjarakan warga negaranya sendiri yang merupakan teroris yang ditahan di kamp-kamp Suriah," kata Fidan.
"Anda menolak bertanggung jawab atas tahanan Anda sendiri sambil mendukung teroris yang menahan mereka di penjara. Sikap ini tidak dapat dipertahankan," jelasnya.
Prancis sering kali membenarkan dukungannya terhadap SDF, yang telah memainkan peran penting dalam mengalahkan ISIS di Suriah, dengan mengutip kamp-kamp penjara yang dikelola SDF yang digunakan untuk menahan anggota ISIS dan keluarga mereka.***
Artikel Terkait
Ahmad Al Sharaa Pemimpin Baru Suriah Bakal Lebur Faksi Oposisi Bersenjata, Satu Kelompok Ini Tidak Termasuk
SDF Siap Gabung dengan Tentara Suriah Baru di Bawah Kepemimpinan HTS
AS Prihatin soal Kekerasan terhadap Minoritas di Suriah Usai Bashar Al Assad Jatuh
Ahmad Al Sharaa Tunjuk Puluhan Petinggi Militer Suriah dari HTS dan Warga Negara Asing
Ahmad Al Sharaa Adakan Pembicaraan dengan SDF di Tengah Bentrokan Sengit di Suriah Utara