Bukti Kejahatan Perang, Tentara Israel Tinggalkan Ulasan Google di Tempat-tempat Lebanon yang Dihancurkan

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 8 November 2024 | 21:02 WIB
Tentara Israel meninggalkan ulasan Google di tempat-tempat di Lebanon yang mereka hancurkan, bisa jadi bukti kejahatan perang. (X.com/@trackingisrael)
Tentara Israel meninggalkan ulasan Google di tempat-tempat di Lebanon yang mereka hancurkan, bisa jadi bukti kejahatan perang. (X.com/@trackingisrael)

SENAYANPOST - Banyak tentara Israel yang meninggalkan ulasan Google di tempat-tempat di Lebanon yang sebelumnya mereka hancurkan.

Tidak sedikit tentara Israel yang secara terang-terangan mengunggah yang bisa jadi bukti kejahatan perang selama mereka diturunkan di Jalur Gaza dan Lebanon.

Belum lama ini, seorang tentara Israel memberikan ulasan di Google soal masjid yang hancur setelah luluh lantak akibat serangan militer.

"Tidak ada masjid, hanya puing-puing dan pintu masuk terowongan yang diblokir. Saya pergi tanpa tujuan. Tidak direkomendasikan," tulis Gabi Weisskopf tentang Masjid Ahel al-Quran di dekat kota Yarine sebagaimana dikutip SenayanPost.com dari Middle East Eye.

Baca Juga: Pemilu AS 2024: Penyebab Kekalahan Kamala Harris dari Donald Trump

Ulasan lain, yang diunggah oleh Elad Biton, membanggakan tentang dugaan pembakaran rumah sakit umum Mays al-Jabal.

"Mengecewakan sekali, katanya buka di pagi hari, kami datang dan ternyata tutup! Kasar!" kata Biton.

"Pelayanannya sangat buruk. Tidak ada kondisi yang baik untuk menginap. Namun selain itu, ada (banyak) (kebakaran)," tulisnya.

Sejak perang Israel di Gaza meletus setahun yang lalu, tentara Israel telah membanjiri media sosial dengan konten yang mengganggu, menikmati penghancuran komunitas Palestina secara serampangan.

Tentara mengunggah rekaman diri mereka di TikTok, Instagram, dan tempat lain yang dengan senang hati menjarah rumah-rumah orang, mengenakan pakaian dalam wanita, dan merayakan pengeboman gedung-gedung perumahan.

Baca Juga: Mantan Menhan Israel Yoav Gallant Bersikeras Ingin Gencatan Senjata di Gaza, Netanyahu Justru Bilang Begini

Tren ini berlanjut di Lebanon, di mana tentara memfilmkan diri mereka sendiri mencuri uang dan kartu identitas orang, memainkan piano, dan meledakkan seluruh kota.

Di Google, seorang tentara mengunggah gambar tank Israel yang ditempatkan di sebuah pusat kebugaran di Ramya.

"Pusat kebugaran itu sendiri memiliki kualitas yang cukup tinggi, tetapi ada sinergi yang buruk antara (tank) Merkava dan terowongan, seperti, kedua fasilitas itu ada di pusat kebugaran, tetapi terowongannya terlalu kecil untuk menggunakan Merkava di dalamnya, saya tahu itu bukan masalah besar, tetapi dengan pengawasan seperti ini saya tidak dapat memberi peringkat bintang 5," tulis seorang pengguna bernama Tomer8009, yang memberi pusat kebugaran itu bintang empat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Middle East Eye

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X