SENAYANPOST - RS Kamal Adwan di Gaza Utara telah mengirim panggilan darurat terakhir yang berisi permohonan bantuan di tengah bombardir penjajah Israel belum lama ini.
Pada hari Minggu, militer Israel menargetkan bangsal anak-anak dengan tembakan artileri dan melukai seorang anak yang baru saja dioperasi.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan panggilan bantuan itu bisa menjadi 'panggilan darurat terakhir' rumah sakit.
"Tampaknya keputusan telah dibuat untuk mengeksekusi semua staf yang menolak mengevakuasi rumah sakit," kata pihak Kementerian Kesehatan Gaza pada 4 November 2024, dikutip SenayanPost.com dari Middle East Eye.
Baca Juga: Pemilu AS 2024, Menilik Kebijakan Luar Negeri Kamala Harris dan Donald Trump
Dalam sebuah pesan video, direktur rumah sakit, Dr Hussam Abu Safiya, melaporkan bahwa serangan itu mencapai setiap sudut rumah sakit, mengenai pasokan air, halaman, dan jaringan listriknya.
Serangan Israel melukai enam orang, termasuk seorang gadis berusia 13 tahun yang baru saja menjalani operasi, katanya.
"Dia terkena pecahan peluru, dia sudah terluka dan menerima perawatan untuk cedera pertamanya," kata Dr Hussam Abu Safiya.
"Dia diserang lagi dalam serangan ini, mengalami cedera perut yang serius," tambahnya.
Baca Juga: Ajudan Netanyahu Ditangkap Gegara Bocorkan Intel Terkait Gencatan Senjata di Gaza
Safiya menambahkan bahwa serangan itu dilakukan selama kunjungan delegasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang berupaya mengevakuasi beberapa pasien.
"Akibatnya mereka harus mencari perlindungan di dalam departemen rumah sakit karena intensitas, keparahan, dan keacakan pemboman itu," lanjutnya.
"Kami tidak memiliki penjelasan mengapa itu terjadi," katanya.
Ia menambahkan bahwa tentara tidak memperingatkan staf rumah sakit sebelum serangan itu.
Artikel Terkait
Hamas Minta Rusia Desak Presiden Mahmoud Abbas Bentuk Pemerintahan Persatuan Palestina Usai Perang di Gaza
Israel Penjajah Terus Lakukan Pembersihan Etnis, Setengah Penduduk Kamp Jabalia di Gaza Utara Jadi Korban
Menlu Sugiono di KTT BRICS Plus: Indonesia Siap Bergabung, Desak Gencatan Senjata di Gaza
Hamas Tuding Israel Tidak Ingin Gencatan Senjata di Gaza, Sebut Hanya Kamuflase
Ajudan Netanyahu Ditangkap Gegara Bocorkan Intel Terkait Gencatan Senjata di Gaza