SENAYANPOST - Gerakan Hizbullah ungkap kerugian besar yang diderita Israel setelah melakukan agresi militer ke Lebanon belum lama ini.
Tidak hanya itu, Hizbullah juga mengungkap betapa 'sulitnya' tentara Israel untuk maju di Lebanon setelah melakukan agresi selama tiga minggu terakhir.
Dalam tiga minggu terakhir, Hizbullah mengklaim telah menewaskan lebih dari 70 tentara pendudukan Israel termasuk perwira angkatan darat di Lebanon selatan.
Kemudian setidaknya telah melukai ratusan tentara Israel sebagaimana yang telah disampaikan Hizbullah.
Baca Juga: Iran Apresiasi Kecaman Indonesia atas Serangan Israel ke Wilayah Iran
"Kerugian musuh, menurut apa yang dipantau oleh pejuang Perlawanan Islam, berjumlah lebih dari 70 orang tewas dan lebih dari 600 perwira dan prajurit angkatan darat musuh Israel terluka," kata pernyataan resmi Hizbullah pada 23 Oktober 2024, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.
Selain kerugian personil, Hizbullah juga mengungkap bahwa bahwa 28 tank Merkava, empat buldoser militer, sebuah kendaraan bersenjata, dan sebuah pengangkut pasukan lapis baja dihancurkan oleh perlawanan Lebanon.
Jumlah korban 'tidak termasuk kerugian musuh Israel di pangkalan militer, lokasi, dan barak di utara dan wilayah Palestina yang diduduki'.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pasukan Israel belum mampu menguasai atau menduduki desa mana pun dan bahwa pasukan tersebut hanya mampu maju dalam jarak pendek ke desa-desa Lebanon selatan, mengingat intensitas operasi perlawanan.
Baca Juga: Israel Serang Situs Militer Iran di Tengah Kekhawatiran Konflik Regional
Pernyataan tersebut merinci beberapa operasi terkini di berbagai poros tempat tentara Israel berusaha maju ke banyak desa.
"Pasukan musuh berusaha menyusup ke kota Taybeh. Tetapi pejuang kami menghadapi mereka dengan senapan mesin dan roket, yang mengakibatkan banyak korban tewas dan terluka di antara pasukan yang menyusup. Ketika pasukan pendukung musuh berusaha maju untuk menyelamatkan korban, pejuang kami menghadapi mereka, menimbulkan lebih banyak korban jiwa dan memaksa mereka mundur," kata Hizbullah.
Bentrokan sengit dari jarak dekat telah menimbulkan banyak korban jiwa di pihak pasukan Israel, begitu pula serangan roket jarak jauh yang menargetkan pasukan saat mereka berusaha maju.
Dalam satu insiden di mana para pejuang Hizbullah menyergap pasukan di gedung kotamadya di salah satu desa, operasi evakuasi tentara Israel memakan waktu berjam-jam karena perlawanan berulang kali menyerang pasukan penyelamat.
Artikel Terkait
Dua Tank Merkava Israel Jadi Korban Jebakan Maut Hizbullah di Lebanon
Hizbullah Akan Eskalasi Militer di Lebanon Usai Panggang 20 Tank Merkava
Lolos Pertahanan Udara Israel, Drone Hizbullah Hantam Kediaman Netanyahu di Kaisarea
Kediamannya Dihantam Drone Hizbullah, Netanyahu Sebut Kesalahan Besar
Israel Penjajah Akui Pesawat Drone Hizbullah Hantam Kediaman Netanyahu di Kaesarea