Sejarawan Israel Ilan Pappe Wanti-wanti, Zionis Mungkin Akan Perluas Genosida dari Gaza ke Tepi Barat Palestina

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 24 Oktober 2024 | 18:01 WIB
Sejarawan Israel, Ilan Pappe mengingatkan bahwa negara Zionis itu mungkin akan perluas genosida dari Gaza ke Tepi Barat Palestina. (Tangkapan layar Youtube UN Palestinian Rights Committee)
Sejarawan Israel, Ilan Pappe mengingatkan bahwa negara Zionis itu mungkin akan perluas genosida dari Gaza ke Tepi Barat Palestina. (Tangkapan layar Youtube UN Palestinian Rights Committee)

Ia menyarankan kekuatan regional seperti Turki dan Iran dapat memainkan peran penting dalam membantu Palestina mencapai kebebasan 'karena mereka sangat dekat dengan dunia Arab'.

Baca Juga: Israel Penjajah Akui Pesawat Drone Hizbullah Hantam Kediaman Netanyahu di Kaesarea

Menentang narasi Eropa, yang sering kali mengaitkan kekerasan dengan kebijakan Iran dan tindakan Hamas, Pappe berpendapat bahwa ini hanyalah gejala dari masalah sebenarnya.

"Sumber kekerasan adalah pengambilalihan paksa negara Palestina oleh Zionisme dan perampasan terus-menerus terhadap warga Palestina sejak awal proyek Zionis di Palestina," katanya.

Pappe menyimpulkan dengan menekankan perlunya perubahan mendasar dalam ideologi pemerintahan di wilayah tersebut.

Ia menyerukan penggantian kebijakan saat ini dengan ideologi yang tidak rasis, tidak mendukung pembersihan etnis dan genosida, tetapi memungkinkan orang untuk hidup setara dan bebas.

Baca Juga: Daniella Weiss Pemimpin Pemukim Ilegal Israel Usulkan Agar Rakyat Palestina di Gaza Dipindahkan ke Negara Lain

Serangan Israel telah menewaskan hampir 42.800 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai lebih dari 100.400 orang lainnya sejak 7 Oktober tahun lalu, menyusul serangan Hamas.

Tentara Israel terus melancarkan serangan yang menghancurkan di Jalur Gaza meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.

Serangan Israel di Gaza telah mengungsikan hampir seluruh penduduk Wilayah itu di tengah blokade yang sedang berlangsung yang telah menyebabkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah.

Sementara itu, Israel menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di Gaza.

Baca Juga: Kondisi Terkini RS Indonesia di Gaza Utara, MER C Tegaskan Bangunan Tidak Terbakar

Kemudian Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant terancam juga ditangkap oleh Mahkamah Kriminal Internasional (ICC).***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Middle East Monitor

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X