Setelah kembali dari Gaza, unit tentara tersebut diubah menjadi unit cadangan dan dikirim kembali untuk bertempur di daerah kantong tersebut.
"Dia memberi tahu komandannya bahwa dia ingin tetap menjadi pejuang di cadangan tetapi, saat ini, dia tidak dapat melakukannya karena orang tuanya … Dia dibebaskan tetapi tidak menerima perintah 8," jelasnya.
Perintah 8 merupakan perintah untuk dipanggil untuk bertempur di cadangan.
"Setelah 12 bulan berturut-turut berperang tanpa hasil, para prajurit menjadi 'hitam'. Dalam bahasa gaul militer, ini berarti mereka tertekan, lelah, dan tidak bersemangat," ujar majalah Ha-Makom menyimpulkan.***
Artikel Terkait
Kurang dari Dua Minggu, Israel Penjajah Bantai 400 Rakyat Palestina di Gaza Utara
Israel Penjajah Terancam Bangkrut, Perang di Gaza dan Lebanon Habiskan Rp2 Triliun per Hari
Diserang Terus-menerus oleh Penjajah Israel, RS Indonesia di Gaza Utara: Tidak Ada Argumen Apa pun yang Bisa Diterima
Hamas Kecam Diamnya Dunia Internasional Terkait Operasi 'Rencana Jenderal' Israel di Gaza Utara
Presiden AS Joe Biden 'Khawatir' Bocornya Rencana Israel Serang Iran