Salah satu serangan tersebut dilakukan pada Kamis pagi, di mana pejuang Perlawanan menembakkan rentetan roket ke pemukiman kota Kiryat Shmona di dekat perbatasan Palestina-Lebanon.
Beberapa dampak tercatat di pemukiman kota tersebut, karena media Israel melaporkan bahwa pihak berwenang berencana untuk mengevakuasi setiap pemukim yang tidak mematuhi perintah evakuasi sebelumnya.
Perlawanan di Lebanon menahan serangkaian serangan Israel dan serangan teror dalam beberapa minggu terakhir, dengan cepat memulihkan kemampuannya di semua lini.
Sekarang, Hizbullah membela diri dari serangan darat Israel, sambil menanggapi kejahatan penjajah dan mendukung rakyat Palestina.***
Artikel Terkait
Tidak Hanya Fatah, Faisal Assegaf Sebut Pemerintah Indonesia Harus Buka Hubungan dengan Hamas: Jangan Takut Amerika dan Israel
Israel Penjajah Kepung Kamp Jabalia di Gaza Utara, 400 Ribu Warga Terjebak
Biadab! Israel Penjajah Serang RS Syuhada Al Aqsa hingga Bakar Hidup-hidup Warga Palestina
AS Ultimatum Israel untuk Atasi Krisis Kemanusiaan di Gaza, Paman Sam Ancam Putus Pasokan Senjata
Tentara Cadangan Israel Protes, Desak Netanyahu Lakukan Pertukaran Tahanan dengan Hamas