AS Ultimatum Israel untuk Atasi Krisis Kemanusiaan di Gaza, Paman Sam Ancam Putus Pasokan Senjata

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Rabu, 16 Oktober 2024 | 17:35 WIB
Amerika Serikat (AS) kirim ultimatum ke Israel untuk segera atasi krisis kemanusiaan di Gaza dalam waktu 30 hari mendatang. (Instagram.com/@potus)
Amerika Serikat (AS) kirim ultimatum ke Israel untuk segera atasi krisis kemanusiaan di Gaza dalam waktu 30 hari mendatang. (Instagram.com/@potus)

SENAYANPOST - Amerika Serikat (AS) belum lama ini mengirim ultimatum kepada Israel penjajah untuk segera menyelesaikan krisis kemanusiaan di Gaza.

Pembantaian yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza telah memasuki hari ke-376.

Jika Israel tidak bisa memenuhi hal tersebut, negara tersebut terancam tidak akan mendapat pasokan senjata dari AS.

Dalam surat hari Minggu kepada Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan Menteri Urusan Strategis Ron Dermer, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin menyesalkan bahwa beberapa bulan terakhir telah terjadi penurunan signifikan dalam jumlah bantuan yang masuk ke Gaza.

Baca Juga: Hizbullah Lebanon, Gambaran Mental Diktator Bangsa Arab

Para pejabat tinggi AS mengatakan perkembangan tersebut mempertanyakan komitmen Israel untuk tidak membatasi masuknya bantuan ke Gaza dan bahwa Israel menggunakan senjata AS sesuai dengan hukum internasional.

Komitmen tertulis itu diberikan Maret lalu untuk memastikan kepatuhan Israel terhadap Memorandum Keamanan Nasional (NSM) yang dikeluarkan oleh Biden pada bulan Februari.

Memo tersebut berlaku untuk semua penerima bantuan keamanan AS.

Surat itu dikirim hanya beberapa minggu sebelum pemilihan presiden AS tanggal 5 November, tetapi batas waktunya pada tanggal 13 November secara tidak langsung akan mengurangi sebagian dampak politik.

Mengingat Presiden AS Joe Biden akan menjadi orang yang tidak berdaya ketika memutuskan apakah Israel telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kepatuhan terhadap NSM.

Baca Juga: Pengamat: Gegara Ini, Dunia Barat Sebar Kebohongan soal 'Perpecahan Sunni dan Syiah'

Seorang pejabat Israel di Washington kemudian mengatakan bahwa Yerusalem sedang meninjau NSM tersebut.

"Israel menanggapi masalah ini dengan serius dan bermaksud untuk membahas masalah yang diangkat dalam surat ini dengan rekan-rekan Amerika kami," kata pejabat itu pada 15 Oktober 2024, dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel.

Sementara Israel menerapkan serangkaian ketentuan untuk meningkatkan aliran bantuan ke Gaza setelah berjanji untuk melakukannya pada musim semi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Times of Israel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X