SENAYANPOST - Presiden Palestina Mahmoud Abbas kutuk keras pembunuhan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh di Iran belum lama ini.
Mahmoud Abbas yang sebelumnya sempat bekerja sama dengan Ismail Haniyeh menyebut pembunuhan ini adalah tindakan pengecut.
Tidak hanya itu, kasus pembunuhan Ismail Haniyeh juga bisa membawa kepada eskalasi berbahaya di Timur Tengah.
Di tengah kabar duka ini, Abbas menyerukan kepada rakyat Palestina untuk tetap bersatu, bersabar, dan tabah menghadapi pendudukan Israel.
Baca Juga: Iran Lakukan Investigasi Kasus Pembunuhan Ismail Haniyeh Kepala Biro Politik Hamas
Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Hussein Al Sheikh.
Hussein Al Sheikh mengutuk keras pembunuhan pemimpin Hamas dan biro politik Ismail Haniyeh.
"Kami mengecam keras dan mengutuk pembunuhan kepala Biro Politik, pemimpin nasional, Ismail Haniyeh," katanya dalam sebuah posting di X sebagaimana dikutip SenayanPost.com dari WAFA News Agency.
Menurutnya insiden ini menggarisbawahi perlunya persatuan rakyat dan faksi Palestina.
Baca Juga: DPR RI Sorot Pembunuhan Ismail Haniyeh di Teheran, Khawatir Eskalasi Konflik di Timur Tengah
"Kami menganggapnya sebagai tindakan pengecut, ini mendorong kami untuk tetap lebih tabah dalam menghadapi pendudukan, dan perlunya mencapai persatuan pasukan dan faksi Palestina," lanjutnya.
Haniyeh syahid di ibu kota Iran, Teheran, menurut pernyataan resmi Hamas pada hari Rabu setelah menghadiri pelantikan presiden Masoud Pezeshkian.
Selain Abbas dan Sekjen PLO, pemerintah resmi Palestina juga mengutuk keras pembunuhan tersebut.
Haniyeh juga diketahui sempat menjabat sebagai Perdana Menteri Palestina.
Artikel Terkait
Cek Fakta: Benarkah Tiga Anak Ismail Haniyeh Hidup Mewah di Turki?
Ismail Haniye atau Yahya Sinwar, Siapa Penguasa Hamas Sebenarnya ?
Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh Dibunuh di Iran Akibat Serangan Udara Israel
DPR RI Sorot Pembunuhan Ismail Haniyeh di Teheran, Khawatir Eskalasi Konflik di Timur Tengah
Iran Lakukan Investigasi Kasus Pembunuhan Ismail Haniyeh Kepala Biro Politik Hamas