Presiden Mahmoud Abbas Kutuk Pembunuhan Ismail Haniyeh, Sebut Tindakan Pengecut

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Rabu, 31 Juli 2024 | 19:02 WIB
Presiden Palestina Mahmoud Abbas kutuk pembunuhan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh, sebut tindakan musuh pengecut. (X.com/@akpartyenglish)
Presiden Palestina Mahmoud Abbas kutuk pembunuhan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh, sebut tindakan musuh pengecut. (X.com/@akpartyenglish)
 

SENAYANPOST - Presiden Palestina Mahmoud Abbas kutuk keras pembunuhan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh di Iran belum lama ini.

Mahmoud Abbas yang sebelumnya sempat bekerja sama dengan Ismail Haniyeh menyebut pembunuhan ini adalah tindakan pengecut.

Tidak hanya itu, kasus pembunuhan Ismail Haniyeh juga bisa membawa kepada eskalasi berbahaya di Timur Tengah.

Di tengah kabar duka ini, Abbas menyerukan kepada rakyat Palestina untuk tetap bersatu, bersabar, dan tabah menghadapi pendudukan Israel.

Baca Juga: Iran Lakukan Investigasi Kasus Pembunuhan Ismail Haniyeh Kepala Biro Politik Hamas

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Hussein Al Sheikh.

Hussein Al Sheikh mengutuk keras pembunuhan pemimpin Hamas dan biro politik Ismail Haniyeh.

"Kami mengecam keras dan mengutuk pembunuhan kepala Biro Politik, pemimpin nasional, Ismail Haniyeh," katanya dalam sebuah posting di X sebagaimana dikutip SenayanPost.com dari WAFA News Agency.

Menurutnya insiden ini menggarisbawahi perlunya persatuan rakyat dan faksi Palestina.

Baca Juga: DPR RI Sorot Pembunuhan Ismail Haniyeh di Teheran, Khawatir Eskalasi Konflik di Timur Tengah

"Kami menganggapnya sebagai tindakan pengecut, ini mendorong kami untuk tetap lebih tabah dalam menghadapi pendudukan, dan perlunya mencapai persatuan pasukan dan faksi Palestina," lanjutnya.

Haniyeh syahid di ibu kota Iran, Teheran, menurut pernyataan resmi Hamas pada hari Rabu setelah menghadiri pelantikan presiden Masoud Pezeshkian.

Selain Abbas dan Sekjen PLO, pemerintah resmi Palestina juga mengutuk keras pembunuhan tersebut.

Haniyeh juga diketahui sempat menjabat sebagai Perdana Menteri Palestina.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: WAFA News Agency

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X