SENAYANPOST – Irak sebelum Perang Teluk di dekade 1980an merupakan salah satu Negara Arab dengan militer terkuat bersama Mesir dan Suriah.
Pemerintahan Irak di bawah Perdana Menteri Muhammad Syia Al Sudani pada Sabtu 20 Juli 2024 meresmikan pabrik amunisi di kawasan selatan kota Baghdad, ibukota Irak.
Pabrik tersebut mulai memproduksi peluru dan roket jenis hawn dan ke depannya akan memproduksi kebutuhan persenjataan dan amunisi untuk Tentara Irak.
Irak sempat meminta sejumlah negara untuk mencabut embargo militer akan tetapi ditolak sehingga kesulitan menghadapi ancaman ISIS yang dapat muncul kapan saja. (Muqoddas).